Sementara itu menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Dekornas Puskor Hindunesia, Ida Bagus Ketut Susena meminta Dinas Kebudayaan untuk menindak tegas pelaku tari erotis kegiatan tersebut.
"Kami mendesak kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Bali dan jajarannya di seluruh Bali untuk menindak tegas dan sekaligus membina Sekaa-Sekaa Joged Bungbung yang tidak mengedepankan etika mor sebagai seni yang menjujung tinggi budaya Bali dan agama Hindu," katanya, di Denpasar, Jumat 24 November 2017 lalu.
Pihaknya telah melayangkan surat kepada Dinas Kebudayaan Provinisi Bali untuk terkait tarian Joged Bungbung porno. Ia berharap kewenangan pembinaan dan pengawasan terhadap seni yang berkembang di Bali hendaknya menjadi agenda rutin Dinas Kebudayaan.
"Kami, dari relawan Dharma Puskor Hindunesia, akan siap berkoordinasi untuk menyebarkan informasi kepada pihak-pihak yang secara sengaja mengundang joged porno ini untuk pentas di manapun," ungkapnya sembari menegaskan bahwa seni dan budaya Bali adalah kekayaan tak ternilai yang menjadi keunggulan Bali.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.