nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masa Berkabung Berakhir, Jumlah Korban Serangan Bom Mesir Meningkat Jadi 309 Orang

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 28 November 2017 09:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 28 18 1821736 masa-berkabung-berakhir-jumlah-korban-serangan-bom-mesir-meningkat-jadi-309-orang-rdKmvZ3mol.jpg Masjid Al Rawdah setelah penyerangan. (Foto: Reuters)

SINAI – Jumlah korban tewas akibat serangan di Masjid Al Rawda, Sinai, Mesir, pada Jumat 24 November 2017 meningkat menjadi 309 orang. Hal ini disampaikan oleh pihak berwenang Mesir pada Senin 27 November 2017 malam waktu setempat.

Sebagaimana diwartakan Middle East Monitor, Selasa (28/11/2017), Direktorat Kesehatan Sinai Utara mengatakan bahwa 27 anak turut menjadi korban tewas. Sementara itu, ledakan bom dan penembakan ini juga melukai 128 orang.

Banyaknya korban yang tewas membuat peristiwa ini menjadi serangan teroris yang paling mematikan dalam sejarah modern Mesir. Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi pun menetapkan tiga hari masa berkabung nasional beberapa jam setelah penyerangan itu terjadi.

BACA JUGA: Imam Masjid Sinai Bersumpah Lanjutkan Khutbah Setelah Selamat dari Serangan

Pada Jumat, sekelompok teroris yang terdiri dari 40 orang itu datang ke Masjid Al Rawda. Mereka meledakkan improvised explosive device (IED) dan menembaki para jamaah yang sedang melaksanakan Salat Jumat.

Setelah melancarkan serangan, pelaku berhasil melarikan diri. Hingga kini, tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, banyak pihak menduga serangan tersebut dilakukan oleh afiliasi ISIS di Sinai.

Pemerintah Mesir menyatakan akan memberikan pembalasan kepada para pelaku serangan teror tersebut. Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi mengutuk serangan mematikan itu dan menyebutnya sebagai tindakan pengecut.

BACA JUGA: Otoritas Mesir Klaim Pelaku Pengeboman Masjid Bawa Bendera ISIS

Tokoh penting di berbagai negara pun mengecam penyerangan tersebut. Salah satunya dilontarkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

“Teroris yang mengerikan dan pengecut menyerang mereka yang tidak berdosa dan tak berdaya di Mesir. Dunia tidak dapat menoleransi terorisme, kita harus mengalahkan mereka secara militer dan mendiskreditkan ideologi ekstremis yang menjadi dasar keberadaan mereka,” tulis Trump di akun Twiter-nya.

BACA JUGA: Beri Penghormatan Korban Serangan Bom Mesir, Lampu Menara Eiffel Dipadamkan

Tak hanya Trump, kecaman juga dikeluarkan oleh pemerintah Turki. Tak hanya itu, pemerintah Turki juga menetapkan hari berkabung nasional pada Senin 27 November 2017. Bendera setengah tiang dipasang di gedung-gedung di Turki sebagai bentuk dukacita mereka kepada korban serangan tersebut.

Pemerintah Indonesia juga turut mengecam serangan di Masjid Al Rawdah. Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mengirimkan pesan dukacita dan simpati langsung kepada Menlu Mesir Sameh Shoukry. (DJI)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini