Usai Kudeta, Ultah Mantan Presiden Mugabe Dijadikan Hari Libur Nasional Zimbabwe

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 28 November 2017 10:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 28 18 1821759 usai-kudeta-ultah-mantan-presiden-mugabe-dijadikan-hari-libur-nasional-zimbabwe-ucXGW7bN5w.jpg Mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe (Foto: Philimon Bulawayo/Reuters)

HARARE – Meski posisinya sering digugat bahkan dikudeta pada pekan lalu, jasa Robert Mugabe tidak pernah dilupakan oleh Zimbabwe. Sebab, pria berusia 93 tahun itu adalah salah satu tokoh penting di balik kemerdekaan Zimbabwe dari penjajahan Inggris.

BACA JUGA: Delapan Hari Penuh Drama, Presiden Zimbabwe Akhirnya Resmi Mengundurkan Diri

Untuk itu, Pemerintah Zimbabwe menetapkan hari lahir mantan Presiden Robert Mugabe sebagai hari libur nasional. Secara resmi, sejak 21 Februari 2018 hingga seterusnya akan diperingati sebagai Hari Pemuda Nasional Robert Mugabe.

“Dengan ini kami mengumumkan bahwa setiap 21 Februari mulai tahun depan akan menjadi hari libur nasional untuk memperingati Hari Pemuda Nasional Robert Mugabe,” bunyi laporan media Zimbabwe, The Herald, sebagaimana diberitakan AFP, Selasa (28/11/2017).

BACA JUGA: Dipecat dari Partai, Presiden Zimbabwe Selangkah Lagi Lengser

BACA JUGA: Sepakat untuk Mundur, Mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe Dapat Kekebalan Hukum

Penetapan hari ulang tahun Mugabe sebagai hari libur nasional itu dilakukan setelah lobi-lobi intensif oleh Liga Pemuda Partai ZANU-PF, partai politik berkuasa di Zimbabwe. Sebelumnya, nama Robert Mugabe juga diusulkan untuk diabadikan sebagai nama bandara terbesar di Zimbabwe.

Kuatnya pengaruh pria yang berkuasa selama 37 tahun itu tidak perlu diragukan lagi. Selain hari libur nasional dan usulan nama bandara, nama Robert Mugabe juga diabadikan sebagai nama sekolah intelijen negara. Nama Mugabe juga disiapkan untuk sebuah universitas yang sedang dibangun dengan nilai USD1 juta (setara Rp13,5 miliar).

BACA JUGA: Tidak Jelas Kabarnya, Grace Mugabe Dilaporkan Ditahan di Markas Militer Rahasia

Sebagaimana diberitakan, setelah melalui drama selama delapan hari, Robert Mugabe akhirnya mengundurkan diri dari jabatan sebagai Presiden Zimbabwe pada Selasa 21 November. Desakan untuk mundur semakin menguat setelah militer sempat melakukan kudeta pada pertengahan November dan pemecatan dari posisi Ketua Partai ZANU-PF.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini