Image

Hadapi Pilgub Jatim 2018, Khofifah-Emil Dardak Tegaskan Hindari Black Campaign

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Rabu 06 Desember 2017, 22:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 06 337 1826393 hadapi-pilgub-jatim-2018-khofifah-emil-dardak-tegaskan-hindari-black-campaign-EJCzXKItTW.jpg Khofifah-Emil dardak (Foto: Antara)

JAKARTA - Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak menegaskan sangat menghindari penggunaaan black campaign dalam mencapai kemenangan.

Emil menekankan bahwa, dirinya bersama pasangannya akan menggunakan cara-cara yang elegan dalam kerasnya pertarungan Pilgub Jatim. Menurut Bupati Trenggalek ini, cara elegan akan lebih mengambil simpati masyarakat.

"Karena salah satu yang membuat masyarakat tidak simpati adalah menggunakan cara-cara yang tidak baik, saya sangat menghindari black campaign (kampanye hitam)," kata Emil usai menjadi pembicara di Workshop Nasional Golkar di Hotel Merlynn Park, Jakarta, Rabu (6/12/2017).

 (Baca: Mendagri Ingatkan Calon Kepala Daerah Tak Mainkan Isu SARA)

Menurutnya, sangat penting untuk mengedepankan silaturahmi yang kuat dengan rakyat yang ingin berada di barisan pemenangan. Karena tidak mungkin baginya untuk menjangkau satu per satu masyarakat di provinsi seluas Jawa Timur.

Sementara itu, Koordinator Willayah Pemenangan Golkar untuk Pemilu Jawa Timur, Yahya Zaini, menjelaskan, alasan Golkar mendukung Emil dan bakal calon gubernur Khofifah Indar Parawansa. Berdasarkan pemetaan politik yang matang.

Yahya melihat, pemetaan politik di Jatim sangat mendukung kemenangan pasangan ini. Khofifah mewakili wilayah Tapal Kuda yang meliputi daerah Probolinggo hingga Madura. Sedangkan Emil mewakili wilayah Mataraman yang meliputi Tulungagung hingga Pacitan.

"Juga Mas Emil ini mempunyai keunggulan sabagai ikon anak muda. Saya kira jumlah pemilih anak muda di Jatim sangat besar, kalau dia bisa meng-create pangsa pasar itu tentu akan memberi nilai tambah," tutup Yahya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengingatkan untuk kepada calon kepala daerah jelang pilkada serentak 2018 untuk tidak memainkan isu SARA.

“Terus kami sampaikan bahwa jangan kampanye dalam bentuk ujaran kebencian,” kata Tjahjo di gedung BPSDM Kemendagri, Jakarta Selatan, Rabu (6/12/2017).

Sekadar diketahui, pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak diusung oleh Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Nasdem, Partai Hanura, dan PPP. Sejauh ini pesaing yang muncul adalah Syaifullah Yusuf-Abdullah Azwar Anas diusung oleh PDI perjuangan dan partai pemenang di Jawa Timur yakni PKB.

Sejauh ini Partai Gerindra, PKS dan Pan yang mewacanakan akan mewujudkan poros emas belum memunculkan kandidat alternatif.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini