Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Motif Pelaku Habisi Kekasihnya di Komplek Amarapura Tangsel

Hambali , Jurnalis-Rabu, 06 Desember 2017 |15:35 WIB
 Ini Motif Pelaku Habisi Kekasihnya di Komplek Amarapura Tangsel
Foto Ilustrasi Okezone
A
A
A

TANGSEL - Dua pembunuh Siti Nurhayati (22) di Perumahan Amarapura, Kademangan, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil dibekuk polisi. Keduanya bernama Ridwan Setiadi (23) dan Ardiana (20).

Kapolres Kota Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Fadli Widiyanto mengatakan, keduanya membunuh korban karena tergiur untuk mengambil uang sebesar Rp3 juta di ATM korban.

"Yang jelas motifnya adalah motif ekonomi, awalnya ketika pelaku yang merupakan pacar korban (Ridwan) ini mengetahui bahwa di dalam rekening korban ada uang sebanyak Rp3 juta. Pelaku sudah mengetahui nomor PIN ATM itu, sehingga tertarik untuk mengambilnya," kata Fadli, Rabu (6/12/2017).

Tragisnya, hubungan dekat itu dimanfaatkan Ridwan untuk melakukan aksi sadis. Dibantu rekannya, Ardiana, kedua pelaku langsung mendatangi kediaman Siti Nurhayati pada Minggu 3 Desember 2017 malam sekira pukul 19.30 WIB.

Tak beberapa lama, sekira pukul 21.30 WIB terjadilah penganiayaan berat hingga menyebabkan korban tewas dengan sejumlah luka sayatan pisau.

 

(Baca juga: Pacar Lama Dibunuh dengan Sadis, Pelaku Lalu Sembunyi di Rumah Kekasih Baru)

(Baca juga: Pacar Lama Dibunuh dengan Sadis, Pelaku Lalu Sembunyi di Rumah Kekasih Baru)

Hubungan antara Ridwan dan Siti Nurhayati telah berlangsung sekira 4 bulan terakhir. Perkenalan mereka, sambung Fadli, diawali dengan saling kenal melalui jejaring media sosial, hingga berlanjut menjadi hubungan dekat.

"Mereka pacaran," imbuhnya.

(Baca juga: Perempuan di Tangsel yang Dibunuh secara Sadis Dikenal Ramah dan Sopan)

Usai membunuh, kedua pelaku turut melarikan sepeda motor dan handphone milik korban. Handphone itu dijual di daerah Bekasi seharga Rp150 ribu. Sedangkan motornya, dipasarkan melalui online dengan merubah nomor plat.

Selanjutnya, mereka melarikan diri ke Subang sebelum akhirnya tertangkap pada Selasa 5 Desember 2017 kemarin.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement