BEKASI - Nenek berusia 1 abad bernama Sarbinah yang jadi korban perampokan dan penganiayaan oleh cucunya sendiri, pada Selasa 5 Desember 2017 hingga kini masih menjalani perawatan medis atas luka yang dideritanya di RS Elisabeth, Kota Bekasi.
Sebelumnya, Nenek Sarbinah mengalami penganiayaan dalam aksi perampokan yang dilakukan oleh cucunya, Ali Mahmud (23) di Gang Masjid Al Mukmin, RT 03/18, Rawalumbu, Kota Bekasi. Akibatnya, dia pun menderita sejumlah luka di bagian kepala dan wajahnya.
Cucunya tanpa ampun memukuli Sarbinah menggunakan batu bata kala hendak melakukan aksi perampokan di rumahnya korban. Beruntung, pasca kejadian itu nyawanya masih tertolong karena warga cepat membawanya ke rumah sakit.
Terkait kondisinya saat ini, pantauan di kamar tempatnya di rawat di RS Elisabeth Kota Bekasi, Nenek Sarbinah terlihat masih terbaring lemah.
(Baca juga: Cucu Penganiaya dan Perampok Nenek 100 Tahun Masih Buron)
Saat ini Nenek Sarbinah hanya ditemani anak pertamanya, berinisial BH (70) yang merupakan orangtua dari cucunya, Ali Mahmud (23).
“Kondisinya sudah lebih baik dari hari sebelumnya. Sekarang korban sudah bisa ngomong, dan minum obat juga," kata Sekertaris Kelurahan Pengasinan, Yudistira yang kebetulan saat itu sedang menjenguk korban, Rabu (6/12/2017).
Saat menjenguk korban, kata Yudis, dia sempat bertemu dan berbincang dengan anak pertamanya yang juga orangtua dari pelaku atau cucu dari nenek Sarbinah di ruang perawatan RS Elisabeth. “Iya korban saat ini ditemani ayah dari cucunya, yang merupakan pelaku perampokan,” ujar Yudis.
“Orangtua dari pelaku tadi juga sempat bicara dengan saya. Dia mengaku kaget dengan kelakuan anaknya yang tega melakukan aksi penganiayaan dan perampokan kepada neneknya sendiri. Bahkan, dia mengaku kesal dan tak menyangka juga atas perbuatannya,” jelas Yudis.
(Baca juga: Nenek Berusia 1 Abad Dirampok di Bekasi, Perhiasan dan Uang pun Raib)
Diberitakan sebelumnya, seorang nenek berusia 1 abad (100 tahun), Sarbinah, warga Gang Masjid Al Mukmin RT 03 RW 18, Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi menjadi korban perampokan diduga oleh cucunya sendiri.
Perampokan yang terjadi di rumahnya itu pun membuat nenek Sarbinah terpaksa kehilangan kalung emas seberat 10 gram dan uang tunai Rp3 juta akibat dibawa kabur pelaku yang diduga cucunya sendiri.
Tak cuma kehilangan harta benda saja, nenek Sarbinah pun harus mendapatkan penganiayaan oleh pelaku yang mengakibatkan dirinya luka robek di kepala sepanjang 6 cm dengan dalam 2 cm, luka lebam di kedua matanya, luka robek di bibir, dan luka robek di batang hidung.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.