Image

Puluhan Warga Tangerang Terinfeksi Difteri, 1 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Chyntia Sami B, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 14:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 08 338 1827329 puluhan-warga-tangerang-terinfeksi-difteri-1-orang-dilaporkan-meninggal-dunia-cKEVUypTB6.jpg Imunisasi untuk Mencegah Difteri (foto: Muhammad Iqbal/Antara)

TANGERANG - Sepanjang November hingga awal Desember 2017, sebanyak 31 warga dari berbagai wilayah yang terjangkit penyakit difteri menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang. Satu pasien di antaranya dinyatakan meninggal, Jumat (8/12/2017).

Staf Humas RSUD Kabupaten Tangerang, Lilik Kholida mengatakan puluhan pasien tersebut berasal dari sejumlah kota, yakni Depok, Lebak, Serang dan Tangerang. Namun, Kabupaten Tangerang menduduki posisi tertinggi jumlah pasien terbanyak yang mengidap penyakit difteri dan menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang.

(foto: Chyntia Sami B/Okezone)

(Baca Juga: Ada 68 Kasus Difteri di Banten, 8 Penderitanya Meninggal Dunia)

"Pertama Kabupaten Tangerang sebanyak 10 orang dari Balaraja, Pasar Kemis, Cisoka, Kosambi dan Rajeg. Sedangkan, untuk warga Kota Tangerang ada sebanyak 6 orang yang berasal dari Cipondoh, Neglasari dan Pinang. Untuk wilayah lain hanya satu atau dua pasien saja," ujar Lilik.

Lilik menjelaskan, hingga hari ini masih tersisa 6 orang yang masih menjalani perawatan di ruang isolasi guna menurunkan resiko penularan. "Pasien yang masih dirawat dari Depok, Kota dan Kabupaten Tangerang, juga Tangerang Selatan," ucapnya.

Sementara, seorang pasien meninggal akibat terinfeksi difteri diketahui bernama Rustam Faris (6) warga Kosambi, Kabupaten Tangerang. Ia meninggal lantaran infeksinya yang cukup parah dan terlambat mendapatkan penanganan dari pihak medis.

(Baca Juga: Jawa Barat KLB Difteri, Dinkes Indramayu: Jika Ada Tanda-Tanda, Segera ke Rumah Sakit)

Guna mengantisipasi penyebsran bakteri penyebab difteri, Lilik mengimbau kepada masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat.

"Bila nanti ditemukan gejala seperti, batuk, flu, sakit tenggorokan dan demam dalam waktu bersamaan, segera bawa ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat agar bisa segera ditangani," tandasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini