Image

Massa yang Demo soal Yerussalem Gelar Salat Ashar Berjamaah

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 16:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 08 338 1827375 massa-yang-demo-soal-yerussalem-gelar-salat-ashar-berjamaah-FlnsPTEYgt.jpg Massa aksi di depan Kedubes AS sedang salat Ashar berjamaah (Foto: Fadel/Okezone)

JAKARTA - Ratusan massa Aksi simpatik Palestina menghentikan sejenak demonstrasinya setelah kumandang adzan Ashar. Mereka melaksanakan salat ashar berjamaah di depan Kedubes Amerika Serikat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Pantauan Okezone di lokasi Jumat (8/12/2017), orator menghentikan orasinya saat kumandang azan Ashar telah tiba. Massa aksi dengan sendirinya bergegas untuk melaksanakan salat berjamaah.

Meski mereka kesulitan untuk mendapatkan air untuk keperluan wudhu', tidak mengurangi niatnya untuk melaksanakan ibadah. Air minum mereka gunakan untuk berwudhu'.

Di sela-sela Salat Ashar, sebagian massa aksi juga ada yang memanfaatkan untuk istirahat. Adapula yang terus mengumandangkan takbir.

Mereka menggelar aksi itu untuk mengecam pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dia berencana memindahkan ibu kota Israel dari Tel Aviv menuju Yerusalem, lalu menimbulkan polemik di dunia internasional.

Sebelumnya, teriknya matahari tak mengendurkan semangat massa aksi mengecam sikap pemerintah Amerika Serikat (AS) yang mengakui sepihak Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Bahkan, AS akan memindahkan ibukotanya ke kota tersebut.

Aksi massa digelar di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS), Jakarta Pusat, Jumat (8/12/2017) menamakan diri Al Aqso Working Group. Sepanjang aksi, mereka terus melantunkan salawat. Kebanyakan dari mereka terlihat mengenakan baju berwarna putih yang dipadukan dengan peci warna senada.

Peserta aksi itu tak hanya diikuti oleh lelaki, kaum hawa pun ikut menghadiri aksi simpatik tersebut. Sementara arus lalu lintas dari arah Monas menuju Gambir masih terpantau lancar, begitu pula sebaliknya.

Berbagai macam spanduk yang di antaranya bertuliskan 'Usir Dubes Amerika Dari Indonesia' serta 'Trumph Is Enemy of Humanity' dipampang oleh massa aksi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan Indonesia mengecam klaim sepihak AS yang menetapkan Yarusalem sebagai Ibu Kota Israel. Jokowi menyatakan bahwa dirinya bersama rakyat Indonesia konsisten memperjuangkan hak dan kemerdekaan Palestina.

“Saya juga telah memerintahkan Menteri Luar Negeri untuk memanggil Dubes Amerika Serikat untuk langsung menyampaikan sikap pemerintah Indonesia," kata Jokowi di Istana Bogor, kemarin.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini