Image

TNI di Perbatasan Temukan Sajam dan Peluru dalam Taksi Malaysia

Ade Putra, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 02:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 08 340 1827074 tni-di-perbatasan-temukan-sajam-dan-peluru-dalam-taksi-malaysia-h0DBpfVkCs.jpg Pelutu yang ditemukan. Foto Ist

PONTIANAK – Satuan Tugas Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 123/Rajawali menggagalkan upayan penyelundupan barang ilegal dan puluhan senjata tajam (sajam) yang masuk melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Badau di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat yang berbatasan dengan Lubok Antu, Sarawak, Malaysia, Minggu 3 Desember 2017.

Sebanyak tujuh butir peluru jenis penabur dan 600 gram kayu Gaharu kering yang diamankan dalam mobil taksi yang disopiri Sufian (40), warga Malaysia.

Dalam mobil jenis Proton Extora itu terdapat tiga penumpang yang merupakan warga Kapuas Hulu. Diantaranya, Unui (36), warga Kecamatan Mentebah, Baita (24), warga Kecamatan Kalis dan Hendrikus Sunden (32), warga Kecamatan Putussibau Utara.

“Anggota Satgas Pamtas mengagalkan upaya penyelundupan ini ketika melakukan pemeriksaan mobil dari arah Malaysia ini di depan pos jaga. Semua barang yang ditemukan ini diduga ilegal,” kata Kapendam XII/Tanjungpura, Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti kepada sejumlah wartawan, Kamis (7/12/2017).

Selain peluru dan kayu Gaharu, dalam mobil bernomor polisi QAA 3316 L tersebut juga ditemukan lima sajam jenis golok, dua kapak dan 31 pisau kecil.

Dugaan sementara, sajam-sajam ini digunakan sebagai alat untuk mengambil kayu Gaharu.

Bersama barang bukti, keempat orang tersebut langsung diamankan dan diperiksa di Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali di Nanga Badau. Setelah itu, diserahkan ke pihak kepolisian setempat untuk proses lebih lanjut.

“Barang bukti dan empat orang itu telah diserahkan kepada Polsek Badau,” pungkas Kapendam.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini