SURABAYA - Partai Amanat Nasional (PAN) hingga kini masih belum menentukan sikap akan mendukung kandidat siapa dalam pilgub Jatim 2018. Apakah akan mendukung Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Khofifah Indar Parawansa atau La Nyalla Mahmud Matalitti.
PAN bisa menjadi penentu munculnya poros baru. Jika PAN bersedia koalisi dengan Gerindra untuk mengusung calon di luar Gus Ipul dan Khofifah seperti La Nyalla. Sebab PAN memiliki 7 kursi di DPRD Jatim.
Sedangkan Gerindra mempunyai 13 kursi. Bila digabung cukup untuk mengusung pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur di pilgub Jatim. Pasalnya, syarat parpol atau koalisi parpol boleh mengusung pasangan calon minimal mempunyai 20 kursi.
"Hingga sekarang belum ada keputusan (apakah mendukung gus ipul, khofifah atau La Nyalla)," terang Bendahara DPW PAN Jatim, Agus Maimun, pada Okezone Selasa (12/12/2017).
Menurut Ketua Karang Taruna Jatim ini, DPW akan bergerak sesuai dengan keputusan dari DPP. Jadi saat ini pihaknya masih menunggu keputusan yang dikeluarkan dari DPP terkait di pilgub Jatim.