nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hasil Survei Pilgub Sumut, Masih Banyak Warga Belum Menentukan Pilihan

Erie Prasetyo, Jurnalis · Kamis 14 Desember 2017 20:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 14 340 1830535 hasil-survei-pilgub-sumut-masih-banyak-warga-belum-menentukan-pilihan-Vh7S9y4SE4.jpeg Ilustrasi Pemilihan Kepala Daerah (foto: Okezone)

MEDAN - Walau belum ada satu pun lembaga survei yang mendaftar ke KPU Sumatera Utara (Sumut) untuk melakukan penelitian dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumut. Namun beberapa lembaga survei sudah melakukan penelitian atau survei terkait Pilgub Sumut.

Salah satunya adalah Lembaga Indonesia Network Election Survei (INES) yang meneliti respon suara masyarakat Sumatera Utara jelang pemilihan kepala daerah di Sumatera Utara Pada Juni 2018.

(Baca Juga: PAN Resmi Usung Edy-Ijeck di Pilgub Sumut 2018)

Survei melalui jajak pendapat ini dilakukan sejak 24 November sampai dengan 3 Desember 2017 di 33 kabupaten dan kota di Sumut, dengan melibatkan 1.816 responden dari total DPT Pilkada Sumatera Utara yang sebanyak 10.194.368 pemilih yang tersebar secara proposional sesuai jumalah DPT di 33 kabupaten dan kota di Sumatera Utara.

Untuk tingkat kepercayaan hasil survei sebanyak 95 persen dan margin of error sekira 2.3 persen. "Untuk jajak pendapat kali ini, kami menggunakan metode multistage random sampling. Survei dilakukan dengan melakukan wawancara dan pengisian kusioner," ujar Direktur Eksekutive INES, Chaerudin Affan, Kamis (14/12/2017).

Adapun hasil survei tersebut kata dia, pada tingkat pengenalan dan popularitas masyarakat pada tokoh bakal calon Gubernur Sumatera Utara 2018-2023 adalah: Petahana Gubernur T Erry Nuradi 77,8 persen, Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi 70,6 persen, Tifatul Sembiring 70,10 persen, Gus Irawan Pasaribu 76,20 persen, Effendi MS Simbolon 77,60 persen dan Maruarar Sirait 68,90 persen.

Kemudian, Bupati Simalungun yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, JR Saragih 69,60 persen dan Bupati Langkat sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Ngogesa Sitepu 70,40 persen.

Sementara untuk tingkat akseptabilitas para tokoh yang diterima masyarakat Sumut sebagai Calon Gubernur Sumatera Utara, nama petahana Gubernur T Erry Nuradi memiliki tingkat akseptabilitas 70,9 persen, Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi 73,3 persen, Tifatul Sembiring 69,3 persen, Gus Irawan Pasaribu 72,7 persen, Effendi MS Simbolon 74,2 persen dan Maruarar Sirait 71,8 persen.

Kemudian ada juga nama JR Saragih 73,7 persen dan Ngogesa Sitepu 73,6 persen, serta kader PDIP, Effendi MS Simbolon 75,8 persen. Menurutnya, Effendi Simbolon bisa dengan mudah mendapatkan followers dan bukan teralienasi di pucuk pimpinan, dan hanya dituruti karena sistem yang ada.

"Sementara petahana Tengku Erry Nuradi hanya memiliki tingkat kompentensi sebagai pemimpin 72,30 persen dan Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi 75,7 persen," terangnya.

(Baca Juga: Pilkada Dairi Sumut, Masyarakat Tolak Politik Dinasti)

Sementara, tingkat kompetensi Tifatul Sembiring hanya mendapat sekitar 72,7 persen, Gus Irawan Pasaribu 73,4 persen, Maruarar Sirait 70,3 persen, JR Saragih 72,1 persen dan Ngogesa Sitepu 72,2 persen.

Ketika ditanya siapakah yang akan bapak/ibu pilih jika Pilgub Sumut digelar hari ini, Maka jawaban 22,3 persen responden memilih Effendi MS Simbolon.

Sedangkan petahana Tengku Erry Nuradi hanya memiliki tingkat keterpilihan secara spontan 7,60 persen, Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi. 11,20 persen, Tifatul Sembiring 6,40 persen , Gus Irawan Pasaribu 8,80 persen, Maruarar Sirait 5,4 persen, JR Saragih 6,4 persen dan Ngogesa Sitepu 5,2 persen. Sementara yang mengaku tidak memilih sebanyak 26,7 persen.

Dan saat diajukan pertanyaan menggunakan kuisioner dengan pertanyaan siapa yang akan dipilih jika Pilgub digelar hari ini. Maka jawaban yang didapat dalam kertas kuisioner 25,2 persen warga Sumatera Utara memilih Effendi MS Simbolon.

Sedangkan, petahana Tengku Erry Nuradi hanya memiliki tingkat keterpilihan secara spontan 6,4 persen, Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi 13,9 persen, Tifatul Sembiring 3,1 persen, Gus Irawan Pasaribu 11,9 %,Maruarar Sirait 3,1 persen, JR Saragih 5,1 persen dan Ngogesa Sitepu 6,2 persen.

"Dan masyarakat yang tidak memilih sebanyak 25,1 persen," tegas Chaerudin.

Terpisah, Komisioner KPU Sumut, Yulhasni, mengatakan hingga saat ini belum ada lembaga survei yang mendaftar ke KPU Sumut untuk melakukan penelitian di Pilgub Sumut.

"Belum ada lembaga yang daftar untuk melakukan survei untuk Pilgub Sumut. Kita harap sebelum melakukan survei, daftar dulu ke KPU," jelas Yulhasni.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini