Share

Cemburu dan Perselingkuhan Jadi Motif Pengiriman Bom Rakitan di Surabaya

Syaiful Islam, Okezone · Jum'at 15 Desember 2017 19:47 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 15 519 1831060 cemburu-dan-perselingkuhan-jadi-motif-pengiriman-bom-rakitan-di-surabaya-uhhp1qa5Mn.jpg Ilustrasi Bom Rakitan (foto: Shutterstock)

SURABAYA - Motif pengiriman bom rakitan terhadap Anton Warjono (34), yang bekerja di PT Bahana Line, Jalan Laksda M Nasir Nomor 29 Blok B 11 Perak Surabaya, akhirnya terkuak. Ini diketahui setelah pelaku pengiriman bom rakitan ditangkap saat hendak melarikan diri di terminal Arjosari, Malang.

Tersangka bernama Edi Wijanarko, warga Dukuh Bulak Banteng, Kenjeran, Surabaya. Diduga kuat motif dari pengiriman bom rakitan oleh tersangka terhadap korban lantaran perselingkungan. Tersangka cemburu pada korban.

(Baca Juga: Pelaku Pengiriman Bom Rakitan di Surabaya Ditangkap)

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menyatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal dari para saksi dan penyelidikan pada barang bukti yang diamankan dari TKP, ditemukan indikasi adanya beberapa orang yang diduga memiliki dendam pada korban. Sehingga ada motif untuk melakukan tindak pidana tersebut.

Hasil pendalaman dari latar belakang kehidupan korban ditemukan bahwa korban memiliki hubungan perselingkuhan dengan dua orang wanita diantaranya bernama Indah, yang sudah memiliki suami yakni EDI, dan seorang janda bernama Titin.

"Dari hasil pendalaman ini penyidik beranggapan bahwa pelaku mengenal korban, karena dalam paketan yang meledak tertera nama jelas korban dan nomer HP korban. Namun paketan tersebut diatasnamakan Titin," ungkap Barung, Jumat (15/12/2017).

Menurut Barung, penyidik meyakini bahwa bukan Titin pelakunya. Tetapi pelaku adalah orang yang mengenal korban, dan juga mengetahui korban memiliki hubungan perselingkuhan dengan Titin. Kuat dugaan Edi menyimpan rasa tidak suka terhadap korban.

"Pelaku ditangkap polisi saat berusaha kabur di terminal Arjosari, Malang. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti dari rumah tersangka," tandas Barung.

(Baca Juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpam di Surabaya Terima Paket Berisi Bom Rakitan)

Seperti diberitakan, Anton Warjono (34) salah satu pekerja PT Bahana Line yang beralamat di Jalan Lakada M Nasir nomor 29 blok B 11 Perak, Surabaya menerima sebuah paketan pada Senin 11 Desember. Karena penasaran dengan isinya, Anton ingin membuka paketan tersebut.

Tapi sebelum dibuka, Anton mengocok paketan dan dibuka. Rupanya di dalam berisi pecahan kaca, akhirnya Anton menaruh paketan itu di meja. Tak lama berselang paketan tersebut meledak. Dalam kejadian itu tidak sampai menelan korban jiwa, hanya saja Anton mengalami luka pada tangannya karena terkena sepihan pecahan kaca.

Kemudian korban baru melaporkan kasus tersebut ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Rabu 13 Desember 2017. Selanjutnya Satreskrim melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini