Share

Pelaku Pengiriman Bom Rakitan di Surabaya Ditangkap

Syaiful Islam, Okezone · Jum'at 15 Desember 2017 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 15 519 1830964 pelaku-pengiriman-bom-rakitan-di-surabaya-ditangkap-vhMUVeD4V0.jpg Ilustrasi Penangkapan (foto: Shutterstock)

SURABAYA – Jajaran reserse kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak cepat dalam mengungkap kasus pengiriman bom rakitan terhadap Anton Warjono (34), yang bekerja di PT Bahana Line, Jalan Laksda M Nasir, Perak, Surabaya.

Hasilnya pelaku pengiriman bom rakitan tersebut terungkap dan ditangkap. Identitas tersangka diketahui bernama Edy Wijanarko (42) warga Dukuh Bulak Banteng, Kenjeran, Surabaya. Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti (BB) seperti dos book HP Samsung A5 warna biru.

(Baca Juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpam di Surabaya Terima Paket Berisi Bom Rakitan)

Selain itu ada pecahan kaca, baterai kotak 9 V merk Panasonic, rangkaian kabel warna hijau merah dan hitam, HP Samsung A5 warna putih, jepitan baju, dan sisa serbuk warna hitam. Kini tersangka dijebloskan dalam penjara.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menjelaskan, terungkapnya kasus tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan awal dari para saksi, dan penyelidikan terhadap BB yang diamankan dari TKP.

“Hasil penyelidikan yang dikuatkan dengan keterangan saksi-saksi, kemudian mengarah pada Edi sebagai pemilik dosbook HP. Sebab HP yang digunakan Edi identik dengan dosbook yang ada di TKP yakni HP Samsung A5,” terang Barung, Jumat (15/12/2017).

Begitu juga dengan hasil penelusuran dari pengambilan video rekaman CCTV di sekitar TKP. Di mana diyakini paketan yang meledak dikirim dengan menggunakan jasa ojek online yang diakses melalui aplikasi.

(Baca Juga: Bawa Racikan Bom asal Malaysia, Kapal Nelayan Diamankan Polisi)

Lalu penyidik melakukan pengecekan pada 2 jasa ojek online yaitu Grab Bike dan Go-Jek. Berdasarkan informasi dari jasa pesan antar ojek online Go-Jek pengirim benda yang meledak di PT Bahana Line adalah Edi.

“Anggota langsung melakukan pencarian pada Edi. Saat didatangi ke rumahnya Rabu malam, Edi sudah tidak ada di rumah. Lalu didapat informasi Edi berada di terminal Arjosari, Malang. Anggota langsung mengejar tersangka dan berhasil ditangkap di Malang. Selanjutnya dibawa ke polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk diperiksa lebih lanjut,” tandas Barung.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini