TORONTO - Polisi Kanada menyelidiki kematian misterius dari miliarder perusahaan farmasi terkenal di Kanada, Barry Sherman, dan istrinya, Honey, yang ditemukan tewas di rumah Toronto mereka pada Jumat 15 Desember.
Pasangan suami-istri tersebut ditemukan tewas setelah polisi menanggapi sebuah panggilan medis tepat sebelum siang hari di rumah mereka di perumahan elite di utara-timur Toronto.
"Kematian dari pasangan tersbeut tampak mencurigakan dan kami akan menyelidikinya karena hal tersebut," kata petugas polisi David Hopkinson, dilansir dari The Guardian, Sabtu (16/12/2017).
BACA JUGA: Astaga! Perempuan AS Tewas Usai Tertimpa Remaja yang Hendak Bunuh Diri
Detektif Hopkins juga mengatakan kepada wartawan bahwa ketika pihak kepolisian menyisir keadaan seluruh rumah, pada bagian luar rumah tidak ada tanda-tanda pemasukan paksa. Dua jasad yang ditutupi selimut dikeluarkan dari rumah dan dimasukkan ke van pada malam hari. Rumah pasangan tersebut terdaftar untuk dijual seharga hampir Rp73 miliar.
Sherman yang diketahui berusia 75 tahun, mendirikan perusahaan farmasi yang terkenal di Kanada, Apotex, pada 1974. Dia mengundurkan diri sebagai chief executive pada 2012 namun ia tetap sebagai executive chairman. Forbes memperkirakan kekayaan bersihnya menyentuh angka Rp43 triliun.
Perusahaannya mempekerjakan 11.000 orang dan merupakan produsen obat generik ketujuh terbesar di dunia, menurut situs webnya.
BACA JUGA: Sang Putri Menikah Tanpa Persetujuannya, Pria Ini Nekat Bunuh Diri Sambil Live di Facebook
Wali Kota Toronto, John Tory, mengatakan bahwa dia "terkejut dan hancur" mengetahui kematian tersebut dan mencatat bahwa pasangan tersebut telah memberikan kontribusi yang luas ke kota tersebut.
"Polisi Toronto sedang menyelidiki dan saya berharap penyelidikan akan dapat memberikan jawaban bagi kita semua yang berkabung atas kehilangan yang luar biasa ini," katanya.
"Sahabatku Barry dan Honey Sherman telah ditemukan tewas. Manusia yang luar biasa, dermawan yang luar biasa, pemimpin besar dalam perawatan kesehatan. Hari yang sangat menyedihkan," tukas Menteri Kesehatan Kanada Ontario Eric Hoskins.
(pai)
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.