JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat gempa 6,9 skala Richter (SR) yang berpusat di Tasikmalaya, tadi malam, bertambah jadi tiga orang. Korban luka-luka tujuh orang. Sementara jumlah bangunan rusak hingga kini terdata 950 unit.
"Sampai dengan hari ini tercatat tiga orang meninggal dunia, yaitu dua orang akibat tertimpa tembok rumah yang roboh," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Sabtu (16/12/2017).
Dua korban meninggal dunia adalah Hj. Dede Lutfi (62) warga Desa Gunungsahari, RT 04 RW02, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, dan Aminah (80) waga Sugihwaras Gg, 1 RT 02 RW 18, Kelurahan Kauman Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Sementara korban ketiga, Fatimah (34) warga Dusun Jambon, Argosari, Kabupaten Bantul.
"Ibu Fatimah pada saat terjadi gempa panik, lari, kemudian jatuh, dibawa ke rumah sakit kemudian meninggal. Jadi sampai saat ini tiga orang meninggal akibat gempa, baik dampak langsung maupun tidak langsung," jelas dia.