Kendati begitu, Andri juga menyebutkan bahwa meski ada masyarakat yang datang dan membeli keperluan natal nanti. Namun, minat dan penjualan tahun ini dirasakannya sedikit menurun jika dibandingkan dengan tahun lalu.
"Penjualan tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Masih sepi, ya mungkin karena ekonomi masyarakat daerah belum stabil. Tapi, saya optimis, mendekati hari H nanti mudah-mudahan semakin rame pembelinya," imbuhnya seraya optimis.
Pernak Pernik Natal (foto: Arsan M/Okezone)
Dia juga mengungkapkan, kemungkinan bagian dari faktor lain adalah kebanyakan orang kalau sudah memiliki perlengkapan natal itu kan otomatis masih disimpan dan masih digunakan lagi untuk natal dan tahun baru yang mendatang.
(Baca Juga: Kapolri Sebut Tidak Ada Ancaman Jelang Natal & Tahun Baru 2018)
"Saya juga memesan perlengkapan pernak-pernik natal di Jakarta enggak terlalu banyak, ketimbang tidak laku. Tetapi bersyukur aja, karena sekarang ini ada jenis beberapa pernak-pernik natal model terbaru yang masih diburu sebagian masyarakat," ucap Andri.
Menyoal harga lanjutnya, kisaran range perlengkapan pernak-pernik natal seperti topi santa, beragam hiasan lampu, aksesoris pohon natal, dan sebagainya itu bervarian mulai dari Rp10.000 hingga Rp1 jutaan.
"Sedangkan harga pohon natal itu berbeda-beda tergantung ukurannya, mulai dari kecil itu dibanderol Rp300 ribuan dan untuk ukuran 10-12ft dijual sekira Rp4 jutaan dengan model plastik warna hijau polos. Pohon natalnya juga besar," pungkasnya.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.