Lagi, Seorang Warga Palestina Tewas Ditembak Tentara Israel

Rufki Ade Vinanda, Okezone · Minggu 24 Desember 2017 05:22 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 24 18 1835214 lagi-seorang-warga-palestina-tewas-ditembak-tentara-israel-PdBlbmp4fb.jpg Warga Palestina antarkan rekan mereka yang tewas ditembak tentara Israel ke peristirahatan terakhir. (Foto: Getty Images)

GAZA - Korban tewas akibat pecahnya demonstrasi di wilayah perbatasan Israel dan Palestina kembali bertembah. Dilaporkan, seorang pemuda berusia 28 tahun tewas karena ditembak oleh pasukan Israel. Pemuda bernama Sharaf Shalash diketahui ditembak saat bergabung dalam aksi demo.

Sebagaimana diketahui, aksi unjuk rasa telah berlangsung selama lebih dari 3 pekan untuk memprotes keputusan Pemerintah Amerika Serikat (AS) tentang status Yerusalem. Meski hasil sidang majelis Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan mayoritas negara menolak keputusan AS itu, tapi hingga kini Negeri Paman Sam masih belum mencabut klaimnya.

BACA JUGA: Demo Terkait Yerusalem Belum Usai, 2 Warga Palestina Tewas di Tangan Pasukan Israel

Sharaf Shalash diketahui tertembak pada pekan lalu dan sempat dirawat sebelum akhirnya meninggal dunia. "Sharaf Shalash menderita luka tembak saat melakukan aksi demonstrasi di sebelah timur Jabalia di Jalur Gaza utara," terang Juru Bicara Kementerian Kesehatan Palestina, Ashraf al-Qudra sebagaimana dikutip dari The New Arab, Minggu (24/12/2017).

Hingga detik ini terhitung 11 warga Palestina tewas terbunuh oleh pasukan Israel sejak unjuk rasa dimulai pada Rabu 6 Desember. Sharaf Shalash diantarkan oleh puluhan bahkan mungkin ratusan warga Palestina ke perisitirahatan terakhir. Setelah Sharaf Shalash dimakamkan para warga langsung kembali ke perbatasan.

BACA JUGA: Seorang Ibu di Gaza Lahirkan Bayi Kembar 3 dan Namai Anak-Anaknya Yerusalem, Ibu Kota, Palestina

Mereka pergi ke wilayah perbatasan dengan Israel untuk kembali berjuangan menyerukan penolakannya atas klaim sepihak Yerusalem. Melepaskan kemarahannya, para warga melempari tentara Israel dengan batu. Tak terima diserang, pasukan bersenjata Israel kemudian membalas mereka dengan tembakan dan gas air mata.

Serangan balasan ini telah membuat seorang warga bernama Qudra terluka. Sebelumnya pada Sabtu 23 Desember, 2 warga Palestina juga tewas di tangan pasukan bersenjata Israel. Seorang di antaranya merupakan pria berusia 24 tahun bernama Zakariya al-Kafarneh. Sayangnya, korban tewas kedua tidak diketahui identitasnya. Tentara Israel memang terkenal tak segan melakukan kekerasan untuk mengusir demonstran Palestina.

(rav)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini