KENDARI - Sudah kurang lebih 50 tahun bagunan Gereja Bukit Zaitun hanya terpisah tembok dengan Masjid Da'wah di kawasan Kota Lama Kendari. Selama puluhan tahun, jemaat gereja dan jamaah masjid ini saling menjaga toleransi umat beragama.
Saat perayaan Natal seperti ini, pengurus Masjid Da'wah membantu umat Kristiani membersihkan lingkungan gereja, begitu pula saat Hari Raya Idul Fitri atau Idul Adha, umat Kristiani membantu Muslim membersihkan lingkungan masjid.
"Selama Gereja Bukit Zaitun, berdiri berdampingan dengan Masjid Da'wah, tak pernah terjadi perselisihan. Saat umat Islam merayakan hari raya keagamaan bertepatan dengan ibadah, Jemaat gereja mengalah tidak menggunakan alat musik," jelas pendeta Gereja Bukit Zaitun, Pdt. Lani Rupandu, Senin 25 Desember 2017.
(Baca juga: Keharmonisan Beragama Kental ketika Perayaan Natal di Pontianak)
Pengurus Masjid Da'wah juga mengaku selalu menghargai umat Kristian saat menjalankan ibadah dan saat perayaan Natal.
"Kami selalu membantu dan mengharagai umat Krisitiani, kami selalu membantu mereka seperti membersihkan gereja sebelum Perayaan Natal seperti ini" kata Pengurus Masjid Da'wah, Yusuf.
Di tengah isu intoleransi bangsa saat ini, kerukukan antara jemaat Gereja Bukit Zaitun dan Jamaah Masjid Da'wah, di Kota Lama Kendari ini pantut menjadi contoh.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.