Peneliti dari Institut Penelitian Energi Nuklir Korea mengatakan, para pembelot terkena paparan radiasi antara 2009 sampai 2013. Mereka mencatat adanya perubahan pada kromosom pada keempat pembelot. Mereka mengatakan bahwa hal itu mungkin disebabkan oleh faktor lain selain uji coba nuklir, termasuk merokok.
BACA JUGA: Korea Utara Keukeuh Teruskan Uji Coba Nuklir
Dibutuhkan lebih banyak data untuk menentukan penyebab gejala tersebut termasuk informasi mengenai gaya hidup para pembelot sebelum datang ke Korsel. Pemerintah Korsel berencana untuk melakukan pengujian radiasi di masa depan dan menyarankan pembelot Korut untuk melakukan pemeriksaan rutin.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.