Share

Usai Serangan Bank, 2 Orang Bersenjata Tembaki Gereja Koptik di Mesir

Rufki Ade Vinanda, Okezone · Jum'at 29 Desember 2017 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 29 18 1837599 usai-serangan-bank-2-orang-bersenjata-tembaki-gereja-koptik-di-mesir-Eq8hmVfhs6.jpg Ilustrasi. Polisi Mesir. (Foto: Al-Jazeera)

KAIRO - Sebuah serangan brutal kembali melanda Mesir dalam waktu yang berdekatan. Sebelumnya, beberapa serangan juga terjadi di antara di sebuah bank dan di jalan utama yang menyasar para tentara. Kali ini, serangan melanda sebuah gereja Koptik di Kairo.

Sebagaimana diwartakan oleh Independent, Jumat (29/12/2017), dua orang bersenjata menembaki gereja St. Mina di Helwan dan menyebabkan sedikitnya lima orang tewas. Dua dari total korban tewas diketahui merupakan petugas kepolisian.

BACA JUGA: Militan Serang Bank di Mesir, 2 Orang Tewas

Media lokal melaporkan, salah satu penyerang tewas di lokasi kejadian sementara lainnya berhasil melarikan diri. Pelaku ditembak polisi saat berusaha masuk ke dalam gereja. Sebagaimana diberitakan, warga minoritas Kristen di Mesir kini telah menjadi sasaran aksi teror.

Awal tahun ini setidaknya 43 orang tewas dalam aksi pemboman yang berlangsung lebih dari satu kali di gereja gereja Koptik di Kota Alexandria dan Tanta. Kepala keamanan Kairo dilaporkan tengah menuju ke lokasi kejadian. Pihak berwenang telah menutup area di sekitar gereja.

BACA JUGA: Otoritas Mesir Tahan 15 Orang Pelaku Penyerangan Sebuah Gereja

Sebelumnya di hari yang sama, kelompok militan di Mesir meluncurkan serangan ke sebuah bank yang berada di Kota El-Arish di Sinai utara dan menyebabkan 2 orang tewas. Sebuah insiden serangan lainnya berupa ledakan juga dilaporkan terjadi menyebabkan seorang perwira dan 5 tentara tewas.

Penganut agama Kristen memang merupakan minoritas di Mesir yakni hanya sekira sepersepuluh dari hampir 95 juta total penduduk. Meski minoritas, jumlah warga Kristen di Mesir merupakan yang terbesar di wilayah Timur Tengah (Timteng). Para penduduk Kristen di Mesir juga kerap melaporkan menerima intimidasi dari warga sekitar.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini