Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pedagang Petasan Musiman di Medan Dirazia Jelang Malam Tahun Baru

Wahyudi Aulia Siregar , Jurnalis-Jum'at, 29 Desember 2017 |22:32 WIB
Pedagang Petasan Musiman di Medan Dirazia Jelang Malam Tahun Baru
Razia petasan di Medan. (Foto: Wahyudi/Okezone)
A
A
A

MEDAN - Personel Polsekta Medan Baru bersama unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (muspika) Medan Polonia, Kota Medan melakukan razia pedagang petasan musiman di jalan Zainul Arifin, Kota Medan, Jumat (29/12/2017) siang.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Victor Ziliwu mengatakan, penertiban penjualan petasan dan kembang api ini mereka lakukan karena selama ini aktivitas mereka mengganggu arus lalu lintas di kawasan itu. Bahkan berkaca pada tahun-tahun lalu, lalin lumpuh akibat aktivitas jual-beli petasan dan kembang api.

“Untuk itu kami bersama Muspika Kecamatan Polonia dan bapak Danramil serta Satpol PP Kota Medan melaksanakan penertiban. Kami juga mengimbau kepada para penjual petasan dan kembang api di atas trotoar jalan agar dibongkar,” tegasnya.

Victor menyebutkan, pasca-penertiban hari ini, pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas perdagangan di kawasan itu. Mereka akan meningkatkan patroli gabungan sehingga tidak ada lagi yg berjualan di trotoar atau bahu jalan. “Apabila terulang, kita akan lakukan penertiban ulang dan kita sita barang-barang mereka,” kata dia.

(Baca juga: Polisi Sita Ratusan Petasan Berdaya Ledak Tinggi Jelang Tahun Baru)

Penertiban ini sendiri mendapat respons positif dari masyarakat sekitar jalan Zainul Arifin, terutama para pemilik toko yang ada di kawasan itu. Mereka mengaku keberadaan para pedagang petasan dan kembang api musiman tersebut selama ini telah mengganggu kenyamanan mereka berdagang. Apalagi, para pedagang yang diduga dibekingi preman itu membuat akses masuk ke toko mereka tertutup.

“Konsumen kita jadi sulit untuk masuk ke toko. Bahkan banyak yang tak jadi masuk karena di depan toko terlalu ramai akibat keberadaan mereka,” sebut Kumar, salah seorang pemilik toko.

“Kalau di Zainul Arifin ini memang haruslah ditertibkan. Apalagi sebelumnya dekat mal yang di ujung jalan ini juga sering macet. Jadi kalau ada pedagang kaki lima kayak begini jadi makin parah. Kalau bisa semua pedagang petasan ditertibkan. Pemasoknya juga. Karena kan berbahaya. Setiap tahun pasti ada saja kejadian soal petasan ini,” harap Zainul.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement