7. Teori Y2K
Teori ini cukup populer pada 2000. Saat itu, dikatakan bahwa jika kode-kode binari komputer sudah mencapai 2000, maka akan dikenal sebagai 00. Hal itu diartikan kekacauan sistem komputer.
Pada 1998, Microsoft mencoba menjelaskan masalah tersebut. Namun, penjelasan itu malah direspons secara berlebihan oleh masyarakat dunia.
Ilustrasi: Shutterstock
Sebagian orang percaya bahwa probem itu bisa memicu kiamat. Banyak teori bermunculan. Salah satunya, jika pada tengah malam pada 1 Januari 2000, pesawat terbang bisa jatuh, elevator terbanting dari lantai atas, dan ekonomi dunia kacau balau akibat sistem komputer berantakan. Untuk menangkal kekacauan ini, pemerintah Amerika Serikat dan sejumlah korporat telah menghabiskan biaya 108,8 miliar dolar demi memperbaiki sistem komputer. Namun hasilnya, tidak terjadi apa pun.
8. Teori LHC
Memang banyak yang tidak mengetahui Large Hadron Collider (LHC). Mesin itu begitu besar sehingga nampak begitu mengerikan.
Akselerator partikel raksasa ini berlokasi di Jenewa, Swiss, panjangnya 28 kilometer. LHC dapat melakukan tabrakan proton hidrogen ke satu sama lain mendekati kecepatan cahaya.
Ada teori menyatakan bahwa energi yang tercipta selama tabrakan yang berasal dari lubang hitam berpotensi menghancurkan planet. Hal ini dipicu pemikiran Walter L Wagner dan Luis Sancho.
Mereka berdua sampai menuntut ke pengadilan tinggi Amerika, agar proyek LHC dihentikan. Jajaran ilmuwan pun membalas dengan menegaskan bahwa potensi bahaya dari mesin itu sangat kecil, sebab anomali seperti itu hanya berlangsung beberapa detik dan tidak mungkin menghancurkan bumi.
Hingga pada 2010, tidak ada lubang hitam terdeteksi di LHC. Namun, masih ada kalangan yang meyakini kiamat akan datang dari mesin itu.