JAKARTA - Pasangan bakal calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Wakil Gubernur Abdullah Azwar Anas saat ini 'digoyang' dengan adanya pengembalian mandat dari Anas ke partai berlambang banteng.
Mundurnya Anas pun menimbulkan banyak tanda tanya. Apalagi, hal itu terjadi menjelang pendaftaran pasangan calon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai dari 8 sampai 10 Januari 2018.
Disinyalir mundurnya Anas sebagai pasangan Gus Ipul, lantaran beredarnya beberapa foto lama Anas yang cukup 'panas'. Lalu, apakah hal tersebut merupakan serangan politik terhadap pasangan Gus Ipul dan Azwar Anas di Pilkada Jatim?
(Baca juga: Risma Tolak Gantikan Azwar Anas Jadi Cawagub Jatim: Saya Masih Ingin di Surabaya!)
Pengamat sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun biasa disapa Ubed, berpandangan bahwa dugaan dan analisa serangan politik dari oknum terhadap pasangan tersebut sangat dimungkinkan.