nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Astronot Jepang Minta Maaf karena Sebar Hoax Tingginya Bertambah 9 Cm

Putri Ainur Islam, Jurnalis · Rabu 10 Januari 2018 20:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 10 18 1843046 astronot-jepang-minta-maaf-karena-sebar-hoax-tingginya-bertambah-9-cm-ZmBevvhQQf.jpg Norishige Kanai. (Foto: Reuters)

TOKYO - Seorang astronot asal Jepang, Norishige Kanai, mengklaim bahwa tubuhnya bertambah sepanjang 9 sentimeter (cm) setelah melakukan sebuah misi ke ruang angkasa. Ia pun khawatir bahwa ia tidak dapat kembali dengan selamat ke muka bumi karena tubuhnya sudah tidak cukup memasuki pesawat ruang angkasa. Hal tersebut dapat terjadi karena karena tidak adanya gravitasi yang memungkinkan vertebra di tubuh mereka menyebar.

Kanai yang berusia 41 tahun dan pergi ke luar angkasa pada Desember 2017 untuk misi yang dilakukan hampir enam bulan, sebelumnya mengunggah sebuah postingan di Twitter pada bahwa dia memiliki "pengumuman besar."

"Tinggi badan saya diukur di luar angkasa dan entah bagaimana, entah bagaimana, saya telah tumbuh 9 cm! Hanya dalam tiga minggu saya benar-benar meninggi, sesuatu yang belum pernah saya temui sejak SMA. Ini membuat saya sedikit khawatir bahwa saya mungkin tidak bisa masuk kursi Soyuz untuk kepulangan kami," ungkapnya.

Dilansir dari Asia One, Rabu (10/1/2018), sehari kemudian, setelah munculnya berita-berita mengenai dirinya yang tak dapat kembali ke bumi, Kanai meminta maaf karena mengatakan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa tinggi tubuhnya bertambah tak sesignifikan itu. Setelah ia kembali mengukur tubuhnya, tinggi badannya hanya bertambah 2 cm.

"Salah pengukuran ini tampaknya menjadi masalah besar, jadi saya harus meminta maaf atas berita palsu yang mengerikan ini. Sepertinya saya bisa muat di Soyuz, jadi saya lega," kata Kanai melalui akun Twitter pribadinya tanpa menjelaskan bagaimana kesalahan perhitungan dapat terjadi.

Sekadar informasi, kebanyakan astronot "tumbuh" selama melakukan misi antariksa yang berkepanjangan karena tulang punggung mereka memanjang akibat hampanya gravitasi. Namun pertumbuhan tubuh tersebut biasanya maksimal hanya beberapa sentimeter dan mereka kembali ke tinggi badan semula ketika kembali ke bumi.

Misi tersebut merupakan misi antariksa pertama bagi astronot Jepang yang sebelumnya adalah seorang petugas medis selam dengan Angkatan Bela Diri Maritim Jepang. Pesawat ruang angkasa Soyuz yang membawa astronot dari dan ke Bumi memiliki batas ketinggian tempat duduk. Jika anggota kru menjadi terlalu tinggi, bisa menimbulkan masalah.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini