Mantan Danjen Kopassus itu tidak akan membiarkan salah satu calon gubernur di sana melawan kotak kosong. Sehingga, pihaknya meyakini bakal melahirkan calon gubernur-wakil gubernur yang akan disegani serta membuat lawan ketar-ketir.
Ia mencontohkan, pihaknya kala melakukan pendaftaran di Pilkada DKI Jakarta 2017 juga menerapkan hal serupa. Partai berlambang burung garuda itu mendaftarkan Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno mendekati penutupan waktu pendaftaran dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Waktu DKI kalau tidak salah di saat terakhir. Jam 7 malam kita baru daftarkan," pungkasnya.
(Hantoro)