nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengacara Fredrich Yunadi Resmi Ditahan KPK

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Sabtu 13 Januari 2018 12:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 13 337 1844460 pengacara-fredrich-yunadi-resmi-ditahan-kpk-EKyUQix9D3.jpg Fredrich Yunadi Ditahan KPK (foto: Arie DS/Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan pengacara Fredrich Yunadi, pada siang hari ini. Fredrich resmi mengenakan rompi tahanan KPK yang khas berwarna orange setelah rampung diperiksa penyidik KPK selama sekira 10 jam.

Fredrich sendiri rampung menjalani pemeriksaan penyidik KPK sekira pukul 10.55 WIB. Dia turun dari lantai dua ruang pemeriksaan KPK dengan dikawal oleh sejumlah petugas keamanan lembaga antirasuah.

(Baca Juga: KPK: Proses Hukum Secepatnya meski Fredrich Yunadi Ajukan Sidang Etik ke Peradi)

Fredrich sempat angkat bicara terkait penangkapan serta penahanannya oleh KPK. Advokat yang tenar saat menjadi kuasa hukum Setya Novanto (Setnov) itu mengaku hanya menjalankan tugasnya sebagai pengacara.

KPK Geledah Kantor Fredrich Yunadi Fredrich Yunadi (foto: Antara)

"Saya sebagai advokat, saya hanya menjalankan tugas dan kewajiban saya membela Pak Setya Novanto," kata Fredrich di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (13/1/2018).

Dia menuding lembaga pimpinan Agus Rahardjo Cs telah memfitnah dirinya dengan sangkaan yang tidak benar. Fr‎edrich sendiri ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan merintangi atau menghalangi proses penyidikan e-KTP, yang menjerat Setya Novanto (Setnov).

"Saya difitnah, katanya saya melakukan pelangaran, sedangkan Pasal 16 Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat, sangat jelas mengatakan bahwa advokat tidak dapa dituntut baik secara perdata maupun pidana," katanya.

Sebelumnya, tim penyidik KPK melakukan jemput paksa disertai surat penangkapan terhadap Fredrich Yunadi pada malam tadi. Tim melakukan penjemputan terhadap Fredrich sekira pada pukul 21.00 WIB.

Fredrich berhasil ditangkap di RS Medistra kawasan Jakarta Selatan dan langsung digiring ke KPK. Fredrich tiba di Gedung KPK sekira pada pukul 00.15 WIB. Namun saat itu, dia menolak berkomentar saat dimintai keterangan soal penangkapannya oleh tim penyidik KPK.

Fredrich Yunadi sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta, Bimanesh Sutarjo. Keduanya ditetapkan tersangka terkait dugaan menghalangi proses penyidikan perkara korupsi e-KTP, dengan tersangka Setnov.

(Baca Juga: Miliki Bukti Halangi Penyidikan Setnov, Dasar KPK Tangkap Fredrich Yunadi)

Diduga, ada skenario jahat yang dilakukan oleh Fredrich Yunadi dan Dokter Bimanesh untuk mengamankan Setnov pada saat mantan Ketua DPR RI tersebut menjadi buronan KPK atas kasus dugaan korupsi e-KTP yang menyeretnya.

Bimanesh sendiri telah lebih dulu ditahan oleh KPK. Dia ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Jumat, 12 Januari 2018, malam. Dokter spesialis penyakit dalam itu ditahan di Rutan Guntur Pomdam Jaya, Jakarta Selatan.

Atas perbuatannya, Fredrich dan Bimaesh disangkakan melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini