(Baca Juga: La Nyalla Berkicau Dimintai Rp40 Miliar oleh Prabowo, Gerindra: Itu Bukan Mahar)
Sebetulnya, kata dia, Indonesia punya sistem bagus, artinya negara mendanai parpol untuk kemudian parpol menyiapkan pemimpin bangsa di kemudian hari.
“Itukan sebuah sistem yang bagus luar biasa. Harusnya tanpa mahar politik hanya untuk mendapatkan rekomendasi, bisa. Tapi kembali lagi, dalam proses kampanye memang harua ada coast yang dikeluarkan, untuk makan saksi, kampanye, cetak kaos dan lain sebagainya,” pungkas Hendri.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.