Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada Selasa 23 Januari, Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence mengatakan bahwa Kedutaan Besar Amerika Serikat akan dipindahkan dari Tel Aviv ke Yerusalem pada akhir 2019. Pernyataan itu disampaikan orang nomor dua di Negeri Paman Sam saat berkunjung ke Parlemen Israel di Tel Aviv.
BACA JUGA: Bertemu Wapres AS, Raja Yordania Tegaskan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina
Pidato Mike Pence diinterupsi oleh anggota-anggota parlemen Israel dari suku Arab. Mereka kompak mengangkat tulisan dalam bahasa Arab dan Inggris yang mengatakan ‘Yerusalem adalah Ibu Kota Palestina’. Para anggota parlemen tersebut lalu dikawal keluar dari ruangan.
Pence juga menekankan dukungan Gedung Putih kepada Israel dan menegaskan bahwa Washington tidak akan memberikan kesepakatan nuklir Iran kecuali jika pemantauan pelanggaran oleh Iran diperketat.
(pai)
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.