Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Banyak Agen Travel Bodong, Polri Imbau Jangan Gampang Tergoda Umrah Murah

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Jum'at, 02 Februari 2018 |20:02 WIB
Banyak Agen Travel Bodong, Polri Imbau Jangan Gampang Tergoda Umrah Murah
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kasus penipuan biro perjalanan umrah kembali merugikan masyarakat. Pasca-First Travel, kini ditemukan lagi modus serupa dengan biro perjalanan umrah bernama PT Solusi Bakar Lumampah (SBL) di Jawa Barat.

Berkaca dari dua kejadian itu, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap tawaran-tawaran yang menarik sebuah biro perjalanan. Pasalnya, biaya murah yang ditawarkan tak semuanya akan berjalan baik.

"Kepolisian mengingatkan kepada seluruh masyarakat apabila ada tawaran yang kira-kira tidak masuk akal ongkosnya sebaiknya tidak mengikuti," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (2/2/2018).

(Baca Juga: Banyak Agen Travel 'Bodong', Bamsoet: Asosiasi Travel Harus Pantau Anggotanya!)

Setyo meminta, masyarakat lebih berpikir secara jernih jika menemukan adanya biaya perjalanan Umrah terbilang cukup murah. Menurutnya, dari segi biaya akomodasi seperti tiket pesawat dan biaya hidup saat beribadah di tanah suci terbilang cukup mahal.

"Jadi, kalau masyarakat ditawari di bawah harga itu pasti akan pertanyaan pasti dia akan ada masalah, apa nanti saat berada di sana atau mungkin fasilitas tidak sesuai janji ini kan jadi masalah," ucap dia.

Sebab itu, ia menekankan kepada masyarakat untuk memperhatikan harga yang ditawarkan sebuah biro perjalanan umrah dan memikirkannya. Hal ini dilakukan agar tidak ada lagi kasus penipuan seperti First Travel dan SBL. 

Lebih dalam, Setyo menuturkan, ke depan pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) yang mengurusi perjalanan umrah dan ibadah haji. Nantinya, polisi akan menjelaskan modus-modus penipuan yang dilakukan sebuah biro perjalanan untuk menjadi bahan evaluasi Kemenag. 

"Tentunya langkah selanjutnya penyidikan nanti kami akan dapatkan modus operandinya. Sehingga kita bisa memberi masukan ke kementerian terkait atau lembaga terkait yang mengurus umrah dan haji ini," ujarnya.

(Baca Juga: Polda Jabar Terima Ribuan Pengaduan Calon Jamaah Umrah Korban Penipuan PT SBL)

Soal kasusnya sendiri, kata Setyo, masih diselidiki Polda Jabar. Penyidik masih mendalami modus dan siapa saja pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut. 

"Kasus SBL masih ditangani Polda Jabar tentang modus operandi dan yang terlibat masih didalami," tutup dia.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement