Image

Zumi Zola Hadiri Raker di Jakarta, KPK: Belum Ada Pemanggilan Hari Ini

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Rabu 07 Februari 2018 13:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 07 337 1855986 zumi-zola-hadiri-raker-di-jakarta-kpk-belum-ada-pemanggilan-hari-ini-rLjzpo2Zi6.jpg Gubernur Jambi Zumi Zola berbincang dengan Mendagri Tjahjo Kumolo di sela-sela raker kepala daerah seluruh Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (7/2/2018). (Foto: Harits Tryan Akhmad/Okezone)

JAKARTA – Gubernur Jambi, Zumi Zola, tampak menghadiri kegiatan rapat kerja gubernur seluruh Indonesia yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

Zumi sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan penerimaan hadiah serta janji terkait sejumlah proyek di Provinsi Jambi. Namun saat ini, lembaga antirasuah belum melakukan penahanan terhadap politikus PAN itu.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah memberikan sinyal bahwa saat ini penyidik lembaga antirasuah belum akan melakukan penahanan terhadap Zumi, meskipun dirinya sedang berada di Jakarta untuk mengikuti rapat kerja gubernur.

"Belum ada pemanggilan hari ini," kata Febri saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta, Rabu (7/2/2018).

Kendati begitu, Febri menyebut, nantinya Zumi pasti akan dipanggil dan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka. Karena itu, KPK mengimbau Zumi untuk bersikap kooperatif dan mengikuti segala proses hukum.

(Baca Juga: Tarik Ulur KPK & Kemendagri Atas Status Tersangka Zumi Zola)

"Kami harap nanti ketika dipanggil datang dan kooperatif dalam proses hukum," ujar Febri.

Kendati begitu, Febri belum mau merinci kapan pemeriksaan Zumi sebagai tersangka akan dilakukan. Dia menyebut, itu akan disesuaikan dengan kebutuhan penyidikan.

"Rencana pemanggilan atau pemeriksaan tersangka bergantung pada kebutuhan penyidikan," ujar Febri.

Penetapan tersangka Zumi Zola merupakan pengembangan dari kasus dugaan suap pengesahan RAPBD Jambi, tahun 2018. Dalam hal ini, KPK menyangka Zumi telah menerima gratifikasi berupa hadiah dan uang sebesar Rp6 miliar.

Selain Zumi, lembaga antikorupsi juga menetapkan Pelaksana T‎ugas (Plt) Kadis PUPR Jambi, Arfan pada kasus dugaan penerimaan hadiah serta janji terkait sejumlah proyek di Provinsi Jambi. Mereka berdua diduga bersama-sama telah menerima hadiah atau janji.

(Baca Juga: Berstatus Tersangka, Zumi Zola Tepergok Hadiri Rakor Kepala Daerah Kemendagri)

Dalam perkara ini, KPK sekaligus menjerat Arfan dengan dua kasus. Sebelumnya, Arfan telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap pengesahan APBD.

Atas kasus dugaan penerimaan gratifikasi itu, kedua tersangka disangkakan melanggar Pasal 12B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini