nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tujuh Permukiman di Bekasi Banjir, Puluhan Warga Diungsikan

Wijayakusuma, Jurnalis · Rabu 07 Februari 2018 07:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 07 338 1855856 tujuh-permukiman-di-bekasi-banjir-puluhan-warga-diungsikan-zM9yvEehWN.jpg ilustrasi (dok okezone)

BEKASI – Pusdalops PB beserta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kota Bekasi meng-update sejumlah titik banjir pada Selasa ( 6/2/2018) dan Rabu (7/2/2018) dini hari.

Debit air Kali Bekasi mulai berangsur berkurang, pada pukul 23.00 WIB top level tinggi muka air (TMA) 550 sentimeter (cm) menjadi TMA 510 cm pada pukul 01.10 WIB.

Sekitar tujuh titik permukiman padat penduduk di Bekasi yang berdekatan dengan aliran Kali Bekasi kebanjiran. Ketujuh titik itu salah satunya Jalan Kartini Gang Mawar RW 03 dan RW 08, Bekasi Timur. Ketinggian air 20-50 cm. Banjir itu disebabkan adanya rembesan yang berada di DAS.

Kemudian, Jalan Kartini Gang Mawar RW 02 hingga RW 05 Margahayu, Bekasi Timur ketinggian air 20-40 cm. Banjir itu disebabkan air dari sungai meluap ke permukiman warga yang berdekatan dengan bantaran Kali Bekasi. Ada tiga KK yang diungsikan ke rumah tetangga agar warga lebih aman. Wahid beserta keluarga 6 jiwa, Nian beserta keluarga 2 jiwa dan Risno beserta keluarga 5 jiwa.

Perumahan Pondok Gede Permai, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih rembesan kebocoran akibat derasnya air kiriman dari dua Kali Cikeas dan Ciluengsi terpantau aman.

Permukiman Patal, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur tinggi air hingga 1.5 meter. Ada sekira 4 KK atau 16 jiwa yang mengungsi. Harsono, Joko (61) 5 jiwa beserta balita berusia 2,5 tahun, Hartono 3 jiwa beserta anak usia 10 tahun, Ngatimen (56) 4 jiwa.

Permukiman Lengkak, RT 04 RW 08, Bekasi Jaya, Bekasi Timur tinggi air 10-30 cm. Ada 10 KK atau 50 jiwa yang mengungsi, dengan satu di antaranya seorang balita.

Perum Vill Jatirasa, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih juga banjir. Air mulai menggenangi jalan dengan ketinggian 10-30 cm.

Terakhir, Kampung Lebak RT 02 RW 07, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara banjir dengan ketinggian air 50-70 cm pengungsi, Suryadi (68) 6 jiwa.

"Laporan yang masuk ke kami di hulu Cekeas dan Ciluengsi top level. Artinya, air di hulu sudah mulai stabil. Kiriman dar hulu ke hilir ini penyebab banjir terjadi," kata petugas BPBD Kota Bekasi, Aditya saat dihubungi Okezone.

Ada sekitar 75 jiwa sudah diungsikan, sampai ketinggian air betul-betul surut dari permukiman warga.

"Di Kampung Lengkak paling banyak ada 50 jiwa yang diungsikan," ungkapnya.

Sementara itu, anggota BPBD sudah dikerahkan di sejumlah titik di Bekasi yang rawan terendam banjir.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini