nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Masih Selidiki Penyebab Longsornya Underpass Soetta

Badriyanto, Jurnalis · Rabu 07 Februari 2018 17:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 07 338 1856170 polisi-masih-selidiki-penyebab-longsornya-underpass-soett-UVECjqNICz.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono (Foto: Okezone)

JAKARTA - Polisi masih menyelidiki penyebab ambrolnya underpass Jalan Perimeter Selatan Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Banten yang menewaskan karyawati Garuda Maintenance Facility (GMF) Dianti Dyah Ayu Cahyani Putri (24) akibat terjebak dalam mobil selama 12 jam pascalongsor.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, polisi masih menganalisa hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang sedang dilakukan Laboratorium Forensik (Labfor) dan Indonesian Automatic Fingerprint Identifcation System (Inafis) Mabes Polri. 

"Kita juga tetap melihat, menganalisa dan mempelajari penyidik, ini siapa-siapa yang berkaitan dengan longsor ini, ada pidana atau tidak disitu," kata Argo di Tamansari, Jakarta Barat, Rabu (7/2/2018).

(Baca Juga: Underpass Bandara Longsor, Ayah Mukhmainah: Bukan karena Alam Saja!)

Sambil menunggu hasil Labfor dan Inafis, penyidik juga telah memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangannya. Sudah ada delapan saksi, di antaranya dari pihak kontraktor PT Waskita Karya, PT Kereta Api Indonesia, Aviation Security, dan juga masyarakat yang melihat kejadian secara langsung.

"Ada saksi yang melihat, melihat seperti apa longsor itu kita mintai keterangan, kemudian kita akan kembangkan dengan keterangan yang lain," tutur mantan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur itu.

Seperti informasi, peristiwa itu terjadi pada Senin 5 Februari kemarin sekira pukul 17.45 WIB, konstruksi dinding underpass tampak longsor dan menutupi hampir seluruh bagian jalan. Akibat dari longsoran tersebut, sebuah mobil dengan nomor polisi A 1567 AS tertimpa reruntuhan longsor.

Dua korban yang terjebak dalam mobil, yakni Dianti Putri (24) baru bisa dievakuasi setelah terjebak direruntuhan longsor selama 9 jam. Sementara rekannya, Mukhmainnah baru dapat dikeluarkan dari dalam reruntuhan selama 12 jam pascalongsor.

(Baca Juga: Petugas Temukan Spakbor Motor Diduga Korban Tertimbun Longsor Puncak)

Dianti yang sempat menjalani perawatan pun dinyatakan meninggal dunia di RS Mayapada pukul 6.45 WIB akibat patah leher, patah pangkal paha dan gagal jantung yang dialaminya. Sementara Ina, panggilan akrab Mukhmainah, masih menjalani perawatan intensif di RS Siloam, Kabupaten Tangerang.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini