nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Capres 2019, Prabowo: Kita Tak Boleh Ingkari Harapan Rakyat

Bayu Septianto, Jurnalis · Sabtu 10 Februari 2018 14:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 10 337 1857618 soal-capres-2019-prabowo-kita-tak-boleh-ingkari-harapan-rakyat-hBhqwPSIiJ.jpg Prabowo Subianto (foto: Arif Firmansyah/Antara)

JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memang belum menyatakan dirinya ingin maju menjadi sebagai calon presiden pada Pemilu 2019 nanti. Namun, ia menyinggung masalah pencapresan ini saat memberikan sambutan di acara perayaan dan syukuran HUT ke-10 Partai Gerindra.

"Ada yang mengatakan Pak Prabowo bagaimana nih? Maju enggak, capres atau tidak?" ucap Prabowo di kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta, Sabtu (10/2/2018).

(Baca Juga: Prabowo Masih Malu-Malu Nyatakan Ingin Jadi Capres 2019)

"Saya katakan masih lama, pendaftaran Agustus kok sekarang ribut-ribut kenapa?" imbuh Prabowo.

Meski menganggap masalah pencalonan presiden masih lama, namun Prabowo mengisyaratkan seakan dirinya siap untuk maju di Pilpres 2019. Iamengatakan, jika rakyat berkehendak dirinya maju lagi dalam Pilpres mendatang. Maka harapan itu tak boleh ditolak.

"Kalau memang dibutuhkan oleh rakyat yang menuntut, meminta, dan kita memang diberi kesehatan oleh Tuhan, kemampuan. Ya kita tak boleh mengingkari harapan rakyat," ujar Prabowo.

Terlebih, lanjut Prabowo, jika kehendak rakyat tersebut bukanlah rekayasa hasil sebuah polling yang diamggapnya bisa dipesan oleh pihak tertentu.

"Kalau rakyat meminta, kalau partai menegaskan, kalau ada dukungan yang bener bukan dukungan rekayasa," ucap Prabowo.

(Baca Juga: Empat Calon Penantang Jokowi di Pilpres 2019 yang Wajib Diwaspadai)

Menurut Prabowo bagi seorang pejuang politik seperti seorang pendekar, kepentingan bangsa dan negara adalah yang utama demi membela rakyatnya.

"Karena apa, seorang pejuang politik, pendekar yang utama bagi dia adalah kepentingan bangsa dan rakyatnya. Bukan jabatan yang penting, yang penting adalah pengabdian," pungkasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini