Terkait antisipasi pengamanan Paslon usai ditetapkan, Kapolres Malang Kota juga mengungkapkan telah menyiapkan pengawal pribadi untuk masing-masing calon.
"Jadi per pasangan calon dikawal 8 anggota kepolisian selama masa kampanye. 4 polisi untuk calon walikota dan 4 untuk calon wakil walikota. Biar pengawalnya bisa gantian," tuturnya.
Pengawalan tersebut akan dilakukan 24 jam termasuk mengamankan kediaman masing-masing Paslon yang telah dinyatakan lolos oleh KPU.
Selain itu, pihak Polres Malang Kota juga sudah mengantisipasi kampanye bernuansa ujaran kebencian di media sosial dengan membentuk tim cyber troops yang bertugas memantau aktivitas media cyber saat memasuki masa kampanye hingga proses Pilwali berakhir.
“Semua tentu ingin Pilwali ini berjalan damai, tanpa isu SARA dan ujaran kebencian lainnya. Antara paslon dan tim sukses kita sudah ada pendekatan," pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)