Image

Ditahan KPK, Imas Belum Mau Mundur dari Bupati Subang

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 15 Februari 2018 07:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 15 337 1859852 ditahan-kpk-imas-belum-mau-mundur-dari-bupati-subang-LxV0Z8elZM.jpg Bupati Subang Imas Aryumningsih (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)

JAKARTA - Bupati Subang, Imas Aryumningsih belum memutuskan mundur dari jabatannya sebagai bupati, setelah ditahan KPK. Ia memilih untuk melihat kepastian hukum terlebih dahulu.

"Belum ada kepastian hukum mau gimana," katanya di Kantor KPK, Jakarta Selatan, Kuningan Persada, Kamis (15/2/2018).

Tak hanya itu, Imas juga belum memutuskan apakah akan mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPD II Golkar di Subang.

Imas, yang kembali maju dalam Pilkada Bupati berpasangan dengan Kol TNI (Purn) Sutarno, tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Terlebih, ia mengakut tidak menerima uang diduga suap seperti yang disangkakan KPK terhadapnya.

"Saya akan sadar hukum akan jalanini itu, saya akan koperatif, dan paling utama saya kaget heran dan saya tidak merasa terima uang apalagi suap," katanya.

Dalam kasus ini, KPK telah resmi menetapkan empat orang tersangka terkait kasus dugaan pemulusan perizinan pembangunan pabrik di wilayah Subang.‎ Empat tersangka tersebut yakni, Bupati Subang, ‎Imas Aryumningsih; Asep Santika selaku Kepala Bidang Perizinan DPMPTSP Subang; Miftahudin selaku pihak swasta; dan Data seorang karyawan swasta.

Diduga, Imas, Data dan Asep Santika menerima uang suap ‎dari dua perusahaan, PT ASP dan PT PBM senilai Rp1,4 Miliar. Pemberian suap diduga dilakukan untuk mendapatkan izin prinsip untuk membuat pabrik atau tempat usaha di Subang.

Uang terebut diberikan oleh seorang pihak swasta yakni, Miftahudin dalam beberapa tahapan. Diduga, komitmen fee di awal antara pemberi dengan perantara adalah Rp4,5 miliar. Sedangkan pemberian fee antara Bupati ke perantara sejumlah Rp1,5 miliar.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini