Image

Debt Collector Rampas Motor Pelajar di Cibitung, Disorot Kamera Marah-Marah

Rizka Diputra, Jurnalis · Kamis 15 Februari 2018 04:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 15 338 1859831 debt-collector-rampas-motor-pelajar-di-cibitung-disorot-kamera-marah-marah-G8lLUItUmc.JPG debt collector rampas motor pelajar di Cibitung (Foto: Facebook/@Cepers Wibowo)

BEKASI - Warga Kampung Selang Cau, Wanasari, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat dibuat resah oleh tindakan arogan seorang pria yang diduga sebagai debt collector. Oknum penagih utang itu dilaporkan telah merampas sepeda motor milik seorang pelajar di pinggir jalan.

Peristiwa ini diketahui melalui unggahan video dari pengguna akun facebook @Cepers Wibowo pada Kamis 8 Februari 2018. Debt collector itu baru saja merampas motor milik pelajar. Padahal, pemilik motor mengaku telah melunasi cicilan motornya.

(Baca juga: Pengemis Wanita Tiba-Tiba Masuki Bank dan Paksa Meminta Uang)

Dalam video yang direkam warga sekitar, tampak pria berkulit gelap itu merasa tidak terima saat wajahnya direkam kamera ponsel. Ia lalu menghampiri si perekam video yang berlokasi di Jalan Bosih Raya, Cibitung. Pria yang masih mengenakan helm itu langsung bereaksi dengan menunjukkan wajah sangar sambil melontarkan ucapan bernada kekesalan.

Namun, si perekam video tidak gentar. Baku tatap di antara keduanya pun terjadi beberapa saat hingga datang beberapa orang melerainya. Terdengar dalam tayangan video jika debt collector itu mengaku asal Kampung Gabus yang masuk wilayah Tambun Utara.

(Baca juga: Begini Nasib Pria Ngaku Polisi yang Ancam Wanita di SPBU Bintaro)

"Tolong bantu share telah terjadi perampasan sepeda motor . Di Jalan Bosih Raya yang dilakukan preman/ debt collector atau mata elang terhadap anak sekolah. Si mata elang kami tonton tidak terima hingga kami rekam. Video ini sebagai bukti mereka meresahkan di wilayah Cibitung, Kampung Selang Cau. Bantu share supaya sampai di pihak berwajib," tulis si pengunggah video.

Sejak pertama kali diunggah, video ini sudah ditonton lebih dari 266.000 kali dan lebih dari 2.000 kali dibagikan. Ratusan komentar warganet bernada kecaman terhadap aksi premanisme jalanan itu mengisi kolom komentar.

Berikut tayangan videonya:

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini