MAKASSAR - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman mengatakan, deklarasi damai yang dilakukan di Sulawesi Selatan (Sulsel) sendirinya lantaran kawasan tersebut dijadikan sebagai barometer Pilpres yang akan berlangsung pada 2019 mendatang.
Ia membeberkan, meski 75 persen yang ada daerah tersebut terdata sebagai daftar pemilih tetap ini juga dinilai sebagai zona yang patut diwanti - wanti terjadinya konflik.
Hal tersebut dibeberkannya setelah menggelar deklarasi damai bersama dengan empat calon gubernur dan dua calon wali kota Makassar di anjungan pantai losari Makassar, Minggu, 18 February 2018. Sulsel sendirinya akan mengikuti konstalasi politik dengan melibatkan 12 Kabupaten / Kota dan satu pemilihan Gubernur.
Arief juga berpesan, tercatat 171 daerah yang memperebutkan kursi masing - masing harusnya menyelenggarakan pemilu secara efektif dan efisien. Selain itu, harus memenuhi unsur tepat jumlah, tepat jenis, dan tepat waktu, serta tepat sasaran.