"Cukuplah hal itu menjadi pelajaran bagi kita semua, bencana seperti ini tidak boleh terjadi lagi," tegas Bupati Musi Banyuasin non aktif Dodi Reza Alex Noerdin.
Tidak ada yang salah dengan alam, mungkin cara kita dalam memperlakukannya kurang tepat. Stop pembakaran hutan dan lahan, perlakukan hutan dan lahan sebagai shabat terbaik kita.
"Budaya membuka laham dengan cara membakar harus dihilangkan, sejak usia dini," katanya.
Karena itulah, selain sejumlah program pencegahan Karhutlah, Dodi Reza Alex menyempatkan diri menulis trilogi tentang kebakaran hutan. Pertama berjudul Indahnya Hutan Musi Banyuasin kemudian Jika Hutanku Ternakar dan terakhir Setelah Api Padam.
Karangan Calon Gubernur Sumsel tersebut dibukukan dalam cerita berganbar atau komik. Buka pertama menjelaskan tentang ekosistem hutan di Banyuasin serta founa di dalamnya. Manfaat bila hutan terjaga dengan baik dan motifasi bersahabat dengan hutan.
Kemudian buku kedua menggambarkan dampak akibat kebakaran hutan dan apa yang haris dilakukan menyikapinya. Sedangkan trilogi yang terakhir terkait recoveri pasca Karhutlah.