Kunjungi Lebanon, Menlu Retno Jenguk Pasukan Garuda

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Kamis 22 Februari 2018 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 22 18 1863182 kunjungi-lebanon-menlu-retno-jenguk-pasukan-garuda-HsP1SAq5Bh.jpeg Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi (Foto: Wikanto Arungbudoyo/Okezone)

JAKARTA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Retno LP Marsudi, dijadwalkan berkunjung ke Lebanon pada 25-26 Februari. Tujuan utama dari kunjungan tersebut adalah menjenguk kontingen Pasukan Garuda yang tergabung dalam UNIFIL (United Nations Interim Forces In Lebanon).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir mengatakan, kunjungan tersebut sangat penting untuk menunjukkan komitmen dan dukungan Indonesia pada upaya perdamaian di Lebanon. Kunjungan tersebut sekaligus yang pertama sejak 2007.

“Ini menunjukkan komitmen tinggi Indonesia dalam peran di PBB untuk perdamaian dan keamanan internasional. Kita punya target dan misi mengirim 4.000 pasukan perdamaian di PBB. Ibu Menlu ingin melihat langsung hambatan dan tantangan yang dihadapi sehingga bisa membantu upaya menyelesaikannya,” terang Arrmanatha Nasir dalam press briefing mingguan, Kamis (22/2/2018).

Direktur Keamanan Internasional dan Pelucutan Senjata (KIPS) Kementerian Luar Negeri, Grata Endah Werdaningtyas mengatakan, kunjungan tersebut sudah direncanakan sejak 2017. Komitmen kuat tersebut merupakan nilai tambah bagi Indonesia dalam pencalonan sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB 2019-2020.

“Kredensial yang didengungkan dalam kampanye sebagai anggota tidak tetap DK PBB akan bertambah. Kampanye menunjukkan secara langsung untuk meneruskan kontribusi dan kredensial sebagai negara penyumbang pasukan perdamaian PBB di mana kita berada di posisi 10 besar,” ujar Grata.

Ia menguraikan, Indonesia saat ini menyumbang 2.700 orang pasukan di sembilan misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kunjungan tersebut cukup signifikan mengingat persebaran pasukan perdamaian Indonesia (Pasukan Garuda) terbanyak berada di UNIFIL dan UNAMID (United Nations African Mission In Darfur).

Kunjungan Menlu Retno akan difokuskan pada dua area, yakni batalyon infanteri di Indobatt dan yang bertugas di bawah satuan tugas maritim (MTF). Kunjungan pertama dilakukan ke pasukan yang bertugas di MTF yang berada di Pelabuhan Beirut.

“Di sana terdapat sekira 100 orang personel. Salah satu kontribusi kita adalah menyumbang kapal KRI Usman Harun. Ibu Menlu akan menjenguk, melakukan serangkaian diskusi, dan dialog, serta inspeksi terhadap kelengkapan di kapal Usman Harun,” terang Grata Endah Werdaningtyas.

Indonesia merupakan salah satu dari 15 negara yang menyumbang pasukan di MTF. Selain itu, Indonesia menjadi salah satu penyumbang armada kapal selain Bangladesh, Brasil, Yunani, dan Turki.

Kunjungan kedua dilaksanakan pada 26 Februari ke Indobatt XXIII-L yang berada di Markas Batalyon UNP 7-1 Adchit al Qusayr. Grata mengatakan, ada sekira 850 personel pasukan Garuda yang berada di kesatuan tersebut. Kunjungan akan dilakukan setelah Menlu Retno bertemu dengan Menteri Luar Negeri Lebanon, Gebran Bassil, di Beirut.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini