nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ditemukan Tewas, Paha dan Tangan Eks Wakapolda Sumut Ada Luka Sayatan

Avirista Midaada, Jurnalis · Minggu 25 Februari 2018 05:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 25 519 1864394 ditemukan-tewas-paha-dan-tangan-eks-wakapolda-sumut-ada-luka-sayatan-UpLQxfGnsW.jpg Evakuasi jenazah eks Wakapolda Sumut Kombes Agus Samad (Foto: Avirista)

MALANG - Kematian salah seorang purnawirawan polisi di Perumahan Bukit Dieng Permai Blok MB 9, RT 9 RW 5, Sukun, Kota Malang, berpangkat Kombes mengundang perhatian dan masih menyisakan misteri.

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri sampai langsung turun meninjau lokasi tewasnya purnawirawan polisi yang pernah menjabat Wakapolda Sumatera Utara, Kombes Pol Agus Samad (71).

Asfuri menyatakan, hasil penyelidikan sementara memang ditemukan bercak darah dengan jarak 10 meter dari posisi korban yang ditemukan di taman luar belakang rumah.

"Kami belum bisa memastikan apakah ini pembunuhan atau tidak. Petugas masih olah TKP dan terus mendalami peristiwa ini," ungkap Kapolres Malang Kota.

(Baca Juga: Mantan Wakapolda Sumut Ditemukan Tewas dengan Kondisi Kaki Terikat)

Ia menambahkan, bercak darah yang ditemukan diduga berasal dari korban. Mengingat saat ditemukan kondisi tangan dan paha korban mengalami luka sayatan.

"Di kaki korban terdapat bekas ikatan tali rafia hitam. Tali itu menyambung dari lantai atas rumah korban. Saat dievakuasi dari tangannya masih keluar darah segar," ujarnya.

Pihaknya juga memeriksa beberapa barang di dalam rumah, namun dari hasil pemeriksaan awal belum diketahui adanya yang hilang dari barang tersebut.

Polisi juga membawa barang yang ditemukan di rumah berupa obat serangga dan cairan yang belum diketahui. "Tadi kita bawa cairan untuk kita dalami apa itu," ujarnya Asfuri.

(Baca Juga: Diduga Dibunuh, Pensiunan Polisi Ditemukan Tewas di Taman Belakang Rumahnya)

Sebagai informasi, Kombes Pol Agus Samad ditemukan tewas oleh warga dan petugas keamanan setempat sekira pukul 08.00 WIB. Warga mengetahui usai menerima laporan dari istri korban yang berada di Bali mengingat korban tak menjawab saat dihubungi.

"Istri korban bernama Rahma tadi telefon namun korban tak menjawab sehingga merasa curiga dan meminta warga membuka pintu," tutur Gunaryo, seorang penjaga keamanan setempat.

Akhirnya warga berhasil masuk ke dalam rumah dengan mendobrak pintu depan rumah dan menemukan Agus sudah tergeletak bersimbah darah di taman belakang rumah.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini