"Sekarang saya jadi hawatir dengan keberadaan anak saya," ucapnya.
Sementara Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih, menambahkan bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan membuat surat pengaduan ke KBRI Amman, Yordania, dan ke Direktorat PWNI serta BHI Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia di Jakarta.
"Setelah data-data sudah lengkap, baru kami akan mengadukan permasalah ini ke Kemlu," tambahnya.
(Hantoro)