Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Pemicu Balita Idap Gizi Buruk di Tangsel

Hambali , Jurnalis-Selasa, 13 Maret 2018 |19:56 WIB
Ini Pemicu Balita Idap Gizi Buruk di Tangsel
foto: Illustrasi Okezone
A
A
A

"Misalnya, ibu si anak sibuk bekerja, lalu anak dititip ke keluarga, orangtua, atau neneknya. Sehingga pengawasan terhadap asupan makanan bergizi si anak tidak mencukupi," jelasnya lagi.

Meski begitu, dia mengklaim jika penyintas gizi buruk di Kota Tangsel masih lebih sedikit dibanding Kota atau Kabupaten lain di Provinsi Banten. Penanganan atas Balita penderitanya, dilakukan melalui peran kader kesehatan di tingkat Puskesmas, dari jenjang Kelurahan dan Kecamatan yang ada.

"Dibanding Kabupaten-Kota lain di propinsi Banten, Tangerang Selatan paling sedikit kasus gizi buruknya. Harapan kami zero, kami juga menginginkan peran aktif dan dukungan masyarakat," tandasnya.

Data yang diperoleh Dinkes Tangsel, sepanjang awal tahun 2018 tercatat ada sekira 59 Balita yang menderita gizi buruk. Umumnya anak penderita gizi buruk berusia antara 1 sampai 59 bulan. Seluruhnya tersebar dari berbagai Kecamatan, seperti Pamulang, Serpong, Pondok Aren, Ciputat, Ciputat Timur, Setu, dan Serpong Utara.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement