Polisi Temukan Barbuk Baru Terkait Tewasnya Mantan Wakapolda Sumut

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Kamis 15 Maret 2018 19:46 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 15 340 1873423 polisi-temukan-barbuk-baru-terkait-tewasnya-mantan-wakapolda-sumut-CRX96jzt0C.jpg Kepala Biro Penmas Polri, Brigjen Muhammad Iqbal (foto: Okezone)

JAKARTA - Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen M Iqbal mengatakan saat ini polisi masih terus melakukan penyelidikan terhadap tewasnya mantan Wakapolda Sumatera Utara, Kombes (Purn) Agus Samad (71). Seperti sudah menemukan adanya barang bukti baru dari hasil olah tempat kejadian perkara.

"Ada warna seperti butiran putih yang ada disekitar sekeliling jasad. Itu yang nantinya akan digunakan penyidik untuk merangkai yang sudah dimiliki sebelumnya," kata Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (15/3/2018).

Meski begitu, Iqbal mengatakan pihaknya belum bisa merinci lebih jauh mengenai bercak putih itu. Lalu, Iqbal juga mengatakan dalam olah TKP pihaknya juga menemukan sejumlah bercak darah dari beberapa tempat.

"Identifikasi darah tersebut punya siapa dan lain-lain itu tergantung hasil Labfor," papar dia.

 (Baca juga: Mantan Wakapolda Sumut Tewas, Polisi Selidiki Kaus dengan Bercak Darah Korban)

Selain itu, lanjut Iqbal, polisi juga telah memeriksa beberapa orang saksi untuk dapat mengungkap apa motif dari kejadian ini.

Sebelumnya, warga Perumahan Bukit Dieng Permai dikejutkan penemuan jasad purnawirawan mantan Wakapolda Sumatera Utara yang tewas bersimpah darah dengan kondisi kali terikat tali rafia hitam di taman belakang rumahnya di Perumahan Bukit Dieng Permai MB 9, pada Sabtu pagi 24 Februari 2018.

 (Baca juga: 10 Misteri Tewasnya Eks Wakapolda Sumut di Malang, Kasusnya Serumit Benang Kusut)

Diduga korban yang berusia 71 tahun ini menjadi korban pembunuhan karena ditemukan sejumlah bercak darah di ruang makan yang berjarak 10 meter dari penemuan jasad korban.

Polisi hingga kini sudah memeriksa sejumlah saksi dari istri, anak, saudara, dan kerabat korban. Pihak kepolisian juga telah memeriksa petugas keamanan, tetangga, dan saksi mata saat pertama kali menemukan korban tewas.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini