Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Politikus PDIP Minta Demokrat Jangan Baper Disinggung Kasus E-KTP

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Sabtu, 24 Maret 2018 |19:01 WIB
Politikus PDIP Minta Demokrat Jangan Baper Disinggung Kasus E-KTP
Masinton Pasaribu
A
A
A

JAKARTA – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Masinton Pasaribu meminta Partai Demokrat tak bawa perasaan (baper)‎ saat disinggung permasalahan kasus korupsi proyek e-KTP yang bermasalah saat pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sebab, kata Masinton, PDI-P hanya menjelaskan duduk perkara kasus korupsi e-KTP, setelah kesaksian terdakwa Setya No‎vanto (Setnov) menyeret partai berlambang banteng moncong putih itu. Dalam hal ini, PDI-P enggan disebut sebagai partai yang bertanggung jawab atas sengkarut di proyek e-KTP.

"Kami enggak bersitegang (dengan Demokrat). Kami kan cuma meletakkan duduk persoalannya. Jadi jangan baper juga kalau dengar itu. Kita ngomong fakta, jangan apa-apa baper," kata Masinton di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/3/2018).

Awal perseteruan itu dimulai ketika Sekjen PDI-P, Hasto Kristianto, menyikapi kesaksian terdakwa Setya Novanto ‎di persidangan beberapa waktu lalu. Dalam sidang itu, ada dua politikus PDI-P yang terseret kasus e-KTP.

(Baca Juga: PDIP: Pernyataan Setnov di Sidang E-KTP Bagian dari Drama)

Oleh karenanya, kata Masinton, pihaknya tidak ada niatan sama sekali untuk menyeret Partai Demokrat ke dalam pusaran korupsi e-KTP. Sebab, PDI-P hanya menjelaskan bahwa bukan partai yang mendukung pemerinthan dala proses pembahasan anggatan e-KTP tahun 2011.

"Bahwa ada yang coba menyeret-nyeret persoalan e-KTP ini menjadi tanggung jawab PDI-P, sementara PDI-P kan bukan partai pemerintah saat pembahasan anggaran e-KTP tahun 2011‎," terangnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement