Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Petugas Gabungan Dapati Ratusan Ribu Kaleng Sarden Mengandung Cacing di Batam

Aini Lestari , Jurnalis-Sabtu, 24 Maret 2018 |01:42 WIB
Petugas Gabungan Dapati Ratusan Ribu Kaleng Sarden Mengandung Cacing di Batam
Petugas memperlihatkan makanan kaleng terindikasi cacing di Batam. Foto Okezone/Aini Lestari
A
A
A

Kepala BPOM Kepri, Yosef Dwi Irwan yang dikonfirmasi mengatakan bahwa ratusan ribu kaleng sarden tersebut sebagian merupakan hasil tarikan para importir dari toko-toko, swalayan dan warung beberapa hari belakangan. Namun, sebagian lainnya merupakan stok di gudang yang tidak diperbolehkan untuk diedarkan. "Jumlah ini masih akan terus bertambah karena proses penarikan masih berlangsung. Dari surat perintah penarikan yang dikeluarkan BPOM, importir diberikan waktu satu bulan. Tapi kalau bisa, lebih cepat lebih baik," kata Yosef.

Yosef menjelaskan, selain 3 merk yang sudah diperintahkan untuk ditarik, tim juga mengamankan beberapa sarden kaleng merk lain. Hal ini dilakukan bertujuan untuk mengantisipasi hal yang sama mengingat sarden kaleng tersebut berasal dari luar negeri. "Kita mengantisipasi hal serupa terutama pada produk-produk impor asal China. Dan terhadap beberapa merk lain ini, kami tengah melakukan sampling. Dari hasil sampling ini nantinya akan ada keterangan dari BPOM Pusat, apakah ini tetap bisa diedarkan dan dikonsumsi atau haru ditarik juga," ujarnya.

Dalam hal ini, lanjut Yosef, pihaknya juga tidak ingin merugikan pihak Importir. Namun ia juga menghimbau kepada masyarakat yang merasa ragu agar tidak mengkonsumsi sarden kaleng untuk sementara waktu. "Kami tidak akan melakukan tindakan di luar batas yang dapat merugikan importir. Tapi masyarakat juga harus hati-hati. Kalau memang ragu, tidak usah konsumsi dulu sampai ada keterangan resmi dari BPOM," kata Yosef.

Terhadap ratusan ribu kaleng sarden ini nantinya akan dilakukan tindakan pemusnahan. Namun, pemusnahan akan dilakukan setelah proses penarikan selesai dilakukan.

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement