JAKARTA - Pihak maskapai Lion Air hingga kini masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab pesawat Lion Air JT600 dengan rute Jakarta-Jambi yang mengalami dekompresi atau tekanan udara menurun. Insiden tersebut terjadi saat pesawat sedang dalam melakukan penerbangan.
Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihartono mengatakan, Lion Air bekerja sama dengan teknisi dan pihak terkait bmasih melakukan pengecekan dan menjalankan perawatan pesawat yang tidak terjadwal.
(Baca Juga: Tekanan Udara Berkurang, Pesawat Lion Air Rute Jakarta-Jambi Mendarat Darurat di Palembang)
"Saat sedang melakukan penerbangan, pesawat mengalami faktor teknis yaitu tekanan udara di dalam kabin mengalami penurunnan (cabin pressureized). Saat ini masih dalam proses dilakukan pengecekan penyebab tekanan udara di dalam kabin berkurang tiba-tiba," ujar Danang, Minggu (1/4/2018).
Kondisi dalam pesawat Lion Air yang mengalami tekanan udara rendah. (Foto: Ist)
Meski demikian, Danang memastikan bahwa saat insiden penurunan tekanan udara dalam kabin tersebut terjadi, tidak ada letupan ataupun asap yang keluar dari dalam kabin pesawat tersebut.
"Perlu disampaikan bahwa dalam penerbangan tersebut tidak ada letupan ataupun asap yang keluar dari kabin," tegasnya.