Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Keliling Dunia, Kapal Penyapu Ranjau Swiss Singgah di Jakarta

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Rabu, 04 April 2018 |13:29 WIB
Keliling Dunia, Kapal Penyapu Ranjau Swiss Singgah di Jakarta
Kapal penyapu ranjau berbendera Swiss, Fleur de Passion, singgah di Jakarta (Foto: Wikanto Arungbudoyo/Okezone)
A
A
A

(Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Yvonne Baumann; Wakil Presiden Pacifique Foundation, Samuel Gardaz; dan Kapten Kapal Fleur de Passion, Pere Valera Taltavull)

Fleur de Passion berlayar atas prakarsa Yayasan Pacifique Foundation. Wakil Presiden Pacifique Foundation, Samuel Gardaz menerangkan, kapal tersebut awalnya digunakan untuk menyapu ranjau laut pada masa Perang Dunia II. Aktivitas kapal berubah menjadi misi pelayaran pada dekade 1970.

Selepas dekade 1990, Fleur de Passion mangkrak di wilayah selatan Prancis. Perwakilan dari Pacifique Foundation lantas menemukannya dan memutuskan untuk merenovasi kapal sepanjang 33 meter (m) itu.

“Ketika ditemukan, kondisi kapal cukup buruk. Pihak yayasan memutuskan untuk merenovasi sebagian besar badan kapal. Selain itu, kapal juga diubah dari penyapu ranjau menjadi perahu layar. Renovasi tersebut berjalan selama 6,5 tahun dari 2003-2009 dan diawasi langsung oleh pihak-pihak di Jenewa, Swiss,” ujar Samuel Gardaz.

Ia menambahkan, renovasi berlangsung cukup lama karena banyak yang harus dikerjakan. Sejak 2009, kapal lantas dikerahkan untuk navigasi ke Samudera Pasifik. Pada 2013-2014 diputuskan bahwa kapal akan digunakan untuk proyek yang lebih besar yakni, pemetaan laut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement