“Dalam bahasa Prancis, Pacifique selain berarti Samudera Pasifik, juga berarti perdamaian. Itu misi yang kami bawa dan penting untuk disebutkan,” ucap pria asal Prancis itu.
Pelayaran Fleur de Passion dimulai dari Sevilla, Spanyol, pada 13 April 2015. Rute pelayaran pun mengikuti rute yang ditempuh oleh Ferdinand Magellan dulu, yakni lewat Afrika menuju Benua Amerika lantas menyeberangi Samudera Pasifik hingga ke Australia dan akhirnya singgah di Indonesia.
“Kami masih dua pertiga perjalanan. Masih ada 17 bulan lagi setelah lepas dari Jakarta. Kita tiba dari Singapura, setelah ini menuju Madagaskar, Mozambik, Afrika Selatan, dan kembali ke Sevilla. Kami diperkirakan tiba pada 10 Agustus 2019, sedikit lebih cepat dari jadwal, namun tetap bertepatan dengan 500 tahun ekspedisi Magellan,” tukas Samuel Gardaz.
(Wikanto Arungbudoyo)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.