Pemeriksaan Selesai, Polisi Akan Simpulkan Penyebab Kematian Eks Wakapolda Sumut

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 05 April 2018 16:21 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 05 519 1882576 pemeriksaan-selesai-polisi-akan-simpulkan-penyebab-kematian-eks-wakapolda-sumut-2X14BVqzYn.jpg Jasad Mantan Wakapolda Sumut Kombes Pol Agus Samad (foto: Avirista/Okezone)

KOTA MALANG - Kematian eks Wakapolda Sumatera Utara Kombes Pol Agus Samad memasuki hari ke-40 pada Kamis (5/4/2018) ini. Pihak kepolisian masih kesulitan menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera mengungkapkan kepolisian dalam waktu dekat akan menyimpulkan beberapa fakta doktoral dan hasil laboratorium.

(Baca Juga: Polisi Temukan Barbuk Baru Terkait Tewasnya Mantan Wakapolda Sumut)

"Dalam waktu dekat kami coba simpulkan berdasarkan fakta doktoral dan laboratorium ditambah saksi internal keluarga dan eksternal," ujar Barung saat dihubungi Okezone, Kamis siang (5/4/2018).

Tim Inafis Polda Jatim Selidiki Penyebab Kematian Eks Wakapolda Sumut (foto: Avirista/Okezone)

Polda Jawa Timur juga masih menunggu hasil pemeriksaan Inafis (Indonesia Automatic Fingerprints Identification) terhadap satu lagi barang bukti yang diperoleh dari lokasi kejadian.

Pihak kepolisian juga telah selesai memeriksa sejumlah pihak baik internal keluarga maupun eksternal keluarga. Barung mengisyaratkan, pemeriksaan di sejumlah wilayah yakni Banyuwangi, Blitar, dan Bali merupakan bagian dari saksi eksternal rekan bisnis korban.

"Sudah selesai pemeriksaan di Banyuwangi, Blitar, dan Bali dari eksternal keluarga. Ya itu rekan bisnisnya," tuturnya saat ditanya memeriksa siapa saja di daerah tersebut.

Sebelumnya, warga Perumahan Bukit Dieng Permai dikejutkan penemuan jasad purnawirawan mantan Wakapolda Sumatera Utara yang tewas bersimpah darah dengan kondisi kali terikat tali rafia hitam di taman belakang rumahnya di Perumahan Bukit Dieng Permai MB 9, pada Sabtu pagi 24 Februari 2018.

(Baca Juga: 10 Misteri Tewasnya Eks Wakapolda Sumut di Malang, Kasusnya Serumit Benang Kusut)

Diduga korban yang berusia 71 tahun ini menjadi korban pembunuhan karena ditemukan sejumlah bercak darah di ruang makan yang berjarak 10 meter dari penemuan jasad korban. Namun, hingga 40 hari pasca kematiannya, polisi belum bisa memastikan penyebab pasti kematian korban apakah dibunuh atau bunuh diri.

Polisi hingga kini sudah memeriksa sejumlah saksi dari istri, anak, saudara, dan kerabat korban. Pihak kepolisian juga telah memeriksa petugas keamanan, tetangga, dan saksi mata saat pertama kali menemukan korban tewas.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini