nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Muslim Rohingya 20 Hari Terombang-ambing di Laut, Diselamatkan Nelayan Aceh

Khalis Surry, Jurnalis · Jum'at 06 April 2018 13:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 06 340 1883038 5-muslim-rohingya-20-hari-terombang-ambing-di-laut-diselamatkan-nelayan-aceh-7vcIRcWuT5.jpg Salah satu Muslim Rohingya yang ditemukan terombang-ambing di laut. (Foto: Khalis/Okezone)

BANDA ACEH - Sebanyak lima orang imigran etnis rohingya dari negara Myanmar ditemukan nelayan Aceh terombang-ambing di perairan laut Indonesia. Menumpangi parahu kayu tanpa mesin, mereka ditemukan dalam keadaan lemas.

Setelah ditemukan nelayan Aceh beberapa hari yang lalu di tengah laut, pada Jumat (6/4/2018) dini hari, para imigran Rohingya yang terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan itu merapat ke Tempat Penampungan Ikan Kuala Idi, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur.

Kelima pengungsi tersebut yakni Mursyidik (28), M Ilyas (33), Kamal Husen (8), serta dua perempuan, Syamimah (15) dan Mominah (20).

Danpos TNI-AL Kuala Idi, H.B. Aris Santo mengatakan, kelima muslim Rohingya itu sebelumnya ditemukan nelayan Aceh yang menumpangi Kapal Kurnia King, yang berjarak sekira 167 mil dari Kuala Idi, pada Senin (2/4) sekira pukul 20.00 WIB.

(Baca juga: Ungkap Kisah Kabur dari Myanmar, Pengungsi Rohingya: Allah Bawa Kami ke Indonesia)

“Muslim Rohingya yang terdampar tersebut ditemukan oleh kapal nelayan warga empat hari yang lalu di lautan lepas, karena begitu jauh sehingga sekarang baru sampai ke daratan Aceh Timur,” kata Aris saat dikonfirmasi wartawan.

Dikatakan Aris, menurut pengakuan Muslim Rohingya tersebut, mereka sudah terombang ambing di laut lepas selama 20 hari. Kemudian barulah mereka naik ditolong warga dengan KM Kurnia

‘’Mereka awalnya berjumlah sepuluh orang dengan menggunakan sampan, kapal tanpa mesin, namun lima di antaranya telah meninggal karena kekurangan makanan dan dibuang ke laut,’’ ujar Aris.

Sesampai di TPI Kuala Idi, lima imigran itu langsung dibawa menuju ke Rumah Sakit Zubir Mahmud dengan menggunakan mobil ambulan Dinas Kesehatan Aceh Timur, guna dilakukan pengecekan kondisi kesehatan, sembari menunggu pihak keimigrasian Langsa datang.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini